by

DPRD Aru Minta Pelaku Pengrusakan Mess Jargaria Ditangkap

Ambon, BKA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Aru meminta agar para pelaku pengrusakan terhadap Mess Jagaria ditangkap dan diproses hukum.

Sikap DPRD Kabupaten Kepulauan Aru itu diambil setelah melakukan audens dengan sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) di kabupaten itu, yang memang bertujuan untuk menyikapi kasus pengrusakan mess milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Kepulauan Aru yang ada di Kota Ambon.

Sebelumnya diketahui, kalau pada 9 Agustus lalu terjadi perkelahian antara penghuni Mess Jargaria dengan kelompok pemuda yang diduga berasal dari kawasan Skip, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, yang berujung pada aksi saling lempar kedua kelompok bertikai itu. Sehingga mess itu pun menjadi sasaran pelemparan.

“Ya, kita tadi sudah audiens dengan OKP. Dan menghasilkan dua point penting yang harus DPRD dan Pemda sikapi secara serius,” ungkap Ketua DPRD Kepulauan Aru, Udin Belsigawai, kepada awak media di ruang kerjanya, Kamis (13/8).

Menurut politisi Partai Nasdem itu, dua rekomendasi itu yakni terkait pemulangan 136 casis TNI-AD yang tidak lolos seleksi, serta meminta kepada Polisi untuk memberikan rasa nyaman kepada seluruh warga Kepulauan Aru yang berada di Kota Ambon dan sekitarnya.

Untuk itu, secara kelembagaan (DPRD) Kabupaten Kepulauan Aru mengutuk keras aksi premanisme yang menimpa masyarakat Kepulauan Aru di Kota Ambon. Sehingga berharap, aparat penegak hukum (Polisi, red-) secepatnya bergerak mencari dan mengusut aktor dibalik kasus premanisme itu.

“Ya, sebagai lembaga rakyat, kami mengutuk keras aksi premanisme itu. Untuk itu, aparat penegak hukum harus cepat mencari serta mengusut siapa dalang dibalik kasus penganiayaan dan pengrusakan Mess Jargaria di Ambon itu. Ini harapan kami, wakil rakyat Aru,” pintanya.

Terpisah, Kabag Humas dan Protokoler Setda Kepulauan Aru, Erens Pieter Kalorbobir, mengungkapkan, kalau Pemkab Kepulauan Aru telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian di Kota Ambon agar segera mengamankan para pelaku pengrusakan Mess Jargaria dan pengeroyakan terhadap warga Aru.

“Jadi setelah kita dengar kabar masalah itu, kita langsung berkoordinasi dengan Polisi Kota Ambon untuk mencari para pelaku pengrusakan dan pengeroyokan tersebut. Ya dan puji Tuhan, kini kasusnya sudah di tangan Polisi,” jelasnya.

Intinya, Pemkab Kepulauan Aru akan selalu hadir dan mengawal kasus ini sampai tuntas. Karena warga yang alami pengeroyokan itu adalah warga Aru.

Selain itu, Mess Jargaria adalah aset daerah. Dengan demikian, PemPemkab Kepuluan Aru akan kawal dan memberikan bantuan hukum terhadap kasus ini hingga selesai.

“Pemda Aru tidak lepas tangan dari kasus ini. Pemda akan kawal hingga tuntas. Dan dalam waktu dekat sudah disiapkan bantuan hukum buat saudara-saudara kita,” pungkasnya.(WAL)

Comment