by

DPRD Dukung Swab Test Massal

Ambon, BKA- Polemik rencana swab test secara massal bagi seluruh anggota DPRD beserta dan ASN Sekretariat Dewan (Setwan) Kota Ambon, akhirnya dijawab Ketua DPRD Ambon, Elly Toisuta. Menurutnya, swab test massal perlu dilakukan untuk mendeteksi dini penyebaran wabah Covid-19.

“Artinya kalau butuh semua lebih paripurna, lebih mendeteksi awal agar ini bisa dilakukan. Karena ini adalah wabah, bukan sesuatu hal yang harus malu. Jadi tidak menutup kemungkinan untuk semua anggota DPRD dan sekretariat. Intinya DPRD mendukung,” terang Toisuta, saat dihubungi koran ini, Sabtu (8/8).

Bendahara DPD II Golkar Kota Ambon ini mengaku, polemik yang sempat terjadi merupakan hal biasa yang terjadi di lembaga politik seperti DPRD.

Namun sebetulnya, kata dia, seluruh ketua-ketua fraksi yang tergabung di dalam Panitia Khusus (Pansus) Covid-19, inginkan agar dilakukan swab test secara massal.

Dan hal ini akan dibicarakan lebih lanjut secara internal agar test swab tersebut dapat secepatnya dilakukan.

“Memang seluruhnya mendukung, tapi kadang itu dianggap agak malu karena berpikir bahwa Covid ini penyakit yang harus dihindari. Tapi menurut kita ini tidak masalah. Nanti tergantung kesepakatan bersama, dan ini akan kita dorong. Intinya DPRD mendukung,” tegasnya.

Ketua Kosgoro Maluku ini menilai, swab test perlu dilakukan agar seluruh anggota maupun ASN yang ada dapat terdeteksi apakah terjangkit wabah Corona atau tidak. Dan jika memang terjangkit akan dilakukan pengobatan sesuai protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Mendeteksi awal lebih baik daripada mengobati. Kalau misalnya kita positif, ya kita istirahat di rumah sampai 14 hari. Dan itu akan dipantau tim medis dan juga diberikan vitamin. Jadi tidak perlu ditakuti. Intinya DPRD siap” pungkasnya.

Sekedar tahu, rencana swab test secara massal sebelumnya mendapat penolakan dari fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Karena menilai, tidak ada kajian yang dilakukan untuk swab test terhadap DPRD secara massal.

Begitupun dengan fraksi Nasional Demokrat (Nasdem), yang menilai tidak ada indikator untuk dilakukan swab test secara massal.

“Harusnya ada indikator untuk dilakukan swab test. Contoh seperti DPRD provinsi, ketika ada temuan satu anggota positif baru dilakukan swab test massal. Intinya kita mendukung tapi harus ada indikatornya,” tandas Ketua Fraksi Nasdem, Jhon Mainake, baru baru ini. (UPE).

Comment