by

DPRD Pertanyakan Proyek MVP Waterfront City

Ambon, BKA- Sebelumnya mantan Gubernur Maluku, Said Assafaff, melarang pembangunan Hotel Victoria Park tahun 2012 lalu yang akan dilakukan dilokasi Taman Victoria, Kota Ambon. Kini dilahan itu akan dibangun Maluku Victoria Plaza (MVP) Waterfront City.

Namun rencana itu kembali menuai polimik, karena dipertanyakan DPRD Provinsi Maluku. Bahkan Ketua Komisi III, Anos Yermias, mengaku, tidak mengetahui rencana pembangunan proyek MVP Waterfront City di lokasi Taman Victoria.

Selain akan menggunakan lahan aset Pemprov Maluku seluas 1,7 hektar, proyek MVP Waterfront City itu juga belum mengantongi beberapa ijin. Sehingga proyek tersebut dihentikan sementara.

“Tanah itu adalah aset milik Pemprov Maluku seluas 1,7 hektar atau 17 ribu meter persegi. Sebelumnya yang berkuasa atas tanah tersebut adalah PT Sarana Maluku Sejahtera yang dikelola pengusaha dari Manajemen Space Consorsium (Spacecon) Internasional yang sudah mengantongi sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), yang hingga saat ini belum dialihkan HGB ke PT Selaras untuk pembangunan MVP Waterfront City,” ungkap Anos, Rabu (3/6).

Dengan demikian, kata Anos, Komisi III DPRD Pemprov Maluku minta agar proyek itu dihentikan sementara, untuk selanjutnya akan dibicarakan dengan PT Selaras sebagai penanggungjawab proyek MVP Waterfront City, termasuk Biro Ekonomi dan aset Pemprov Maluku.

“Jujur kami sampai sekerang tidak dikasih tahu atau sama sekali belum mengatahui, kalau dilokasi bekas proyek Hotel Victoria Park akan dibangun MVP Waterfront City. Sehingga kami akan memanggil mereka semua, untuk meminta penjelasan yang berkaitan dengan pengalihan lahan tersebut atau HGB-nya,” terangnya.

Anos mengaku, sesuai koordinasi dengan Biro Aset Setda Pemprov Maluku, ada beberapa perijinan yang belum dikatongi pihak investor, termasuk Analisa Dampak Lingkungan (Amdal).

“Sebagai respentatif dari rakyat Maluku yang diberikan tugas untuk menata dan mengatur aset dan keuangan daerah maupun infrastruktur, DPRD juga harus tahu. Itu sebabnya untuk sementara proyeknya dipending dulu, sambil menunggu penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait,” tutupnya. (RHM)

Comment