by

DPRD : PSBB Harus Dievaluasi

Ambon, BKA- Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Kota Ambon selama 14 hari guna memutus mata rantai Covid-19 di kota bertajuk Manise ini, dinilai perlu dievaluasi sebelum diperpanjang.

Hal ini ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon, Rustam Latupono saat dihubungi koran ini, Rabu (1/6). Diakuinya, pelaksanaan PSBB yang diatur dalam Peraturan Walikota (Perwali) nomor 18 tahun 2020, harus dievaluasi apakah berhasil atau tidak. Sehingga dari evaluasi tersebut dapat diketahui, apakah penerapan PSBB perlu diperpanjang atau tidak.

Menurutnya, penerapan PSBB saat ini perlu dievaluasi terkait dampak ekonomi kepada masyarakat. Dimana perlu ada intervensi kebijakan dari Pemerintah Kota yang berpihak kepada masyarakat.

“Jadi harus evaluasi dulu pelaksanaan, berhasil atau tidak. Yang paling penting dampak ekonomi yang di rasakan masyarakat. Contohnya, bantuan sosial ke pekerja di toko-toko yang ditutup selama pemberlakuan PSBB,” tegasnya.

Selain itu, tambah Latupono, jika kemungkinan PSBB akan diperpanjang, maka harus ada insentif berupa pengurangan pajak dan retribusi daerah bagi para pelaku-pelaku usaha di kota Ambon. Sehingga ketika PSBB diperpanjang kembali selama 14 hari, masyarakat dapat terlayani dengan baik dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Kalaupun mau dilanjutkan, masyarakat harus bisa terlayani kebutuhan pokoknya selama PSBB berlangsung. Jadi kami berharap kalau mau dilanjutkan, maka dampak ekonomi dan sosial maka Pemerintah Kota harus berhitung secara matang,” pesan Aleg tiga periode ini.

Bagi DPRD, lanjut dia, apakah PSBB mau diperpanjang atau tidak asalkan ada intervensi dari Pemerintah Kota terhadap masyarakat yang terdampak PSBB. Yang mana harus dilaksanakan sesuai Perwali nomor 18 tahun 2020 tentang PSBB.

“Apapun kebijakannya, masyarakat harus diperhatikan. Semua pemberlakuan PSBB akan berhasil jika ada intervensi kebijakan yang berpihak ke masyarakat. Sehingga pasti masyarakat akan mendukung sepenuhnya,” cetusnya.

Dituturkan, hal ini nantinya akan disampaikan juga kepada tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon dalam rapat evaluasi lanjutan dengan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Ambon pekan ini.

Sehingga ada masukan bagi Pemerintah Kota agar dapat dipenuhi Pemerintah Kota jika nantinya mau memperpanjang pemberlakuan PSBB di Kota Ambon.

“Iya, ini juga akan disampaikan ke Gugus Tugas saat rapat evaluasi penanganan Covid 19 pekan ini dengan Pansus Covid-19 DPRD. Karena kita tidak ingin ada masyarakat yang kembali dipersulit dengan PSBB. Jadi perlu evaluasi kembali,” tukasnya. (UPE)

Comment