by

Dua Pegawai Pertamina Narkoba Siap Sidang

Ambon, BKA- Dua pegawai pertamina masing-masing ALL dan MSS siap-siap untuk naik meja sidang pada Pengadilan Negeri Ambon.

Kepastian kedua tersangka yang terlibat dalam kasus narkoba jenis sabu-sabu tersebut setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) memastikan berkas dakwaan kedua tersangka lengkap dan tinggal di limpah ke Pengadilan Negeri Ambon.

“Kita tinggil limpah berkas saja, karena dakwaan sudah mau selesai disusun,” jelas JPU yang menolak namanya di korankan, Jumat kemarin.

Sebelumnya dikabarkan, JPU Kejati Maluku masih melakukan penyusunan berkas dakwaan dua tersangka kasus narkoba yang merupakan pegawai pertamina Transit Terminal BBM Wayame Ambon.
Kedua tersangka itu masing-masing, ALL (36), Kepala Keuangan Pertamina Transit Terminal BBM Wayame dan satu pegawai honorer inisial MSS.
“JPU masih susun dakwaan kedua tersangka ini, sebab, beberapa hari lalu, penyidik baru saja menyerahkan berkas perkara tersebut ke JPU Kejati Maluku,” ungkap Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette, Senin (31/8).

Kata dia, jika JPU, sudah selesai menyusun berkas dakwaan kedua tersangka, maka langsung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Ambon untuk menunggu agenda persidangan dari majelis hakim.
“Kalau selesai dilakukan penyusun berkas perkara, maka tinggal dilimpahkan saja ke PN untuk kepentingan persidangan,” tandas Sapulette.

Sebelumnya, Kejati Maluku, melalui tim JPU mengakui setelah meneliti berkas perkara tersangka dua pegawai Pertamina Transit Terminal BBM Wayame Ambon, masing-masing ALL (36), Kepala Keuangan Pertamina Transit Terminal BBM Wayame, dan satu pegawai honorer inisial MSS,dari unsur formil dan materil, penuntut umum mengatakan lengkap dan sudah melakukan P-21 kepada penyidik Dit Resnarkoba Polda Maluku untuk melakukan tahap II terhadap berkas perkara kedua tersangka ini.

“Untuk perkara dua pegawai pertamina yang terlibat narkoba, Penuntut Umum telah menyatakan berkas perkara sudah lengkap atau P-21,” jelas Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette, kepada Berita Kota Ambon melalui sambungan selulernya belum lama ini.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Roem Ohoirat mengatakan, perbuatan kedua tersangka diketahui personel Dit Resnarkoba Polda Maluku melalui hasil penyelidikan dan informasi dilapangan. Saat digerebek, kedua tersangka sedang nyabu di rumah ALL.

Barang bukti yang ditemukan sabu seberat 0,10 gram. Dan ketika digelandang ke Ditresnarkoba Polda Maluku kawasan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, selanjutnya dilakukan tes urine, dan hasilnya positif narkoba. Keduanya kemudian langsung ditetapkan sebagai tersangka.
“Keduanya disangkakan melanggar Pasal 112 ayat (1) dan kemudian Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,”tandas Roem. (SAD)

 

Comment