by

Ekspor Maluku Jadi Strategi Pemulihan Ekonomi

Ambon, BKA- Memperkuat sinergi guna peningkatan kinerja ekspor Maluku di masa new normal, Bea Cukai Maluku melakukan web seminar (webinar) secara daring melalui aplikasi video conference dan streaming live di media sosial bertemakan “Ekspor Maluku dalam Era New Normal”.

Webinar tersebut turut melibatkan Pemprov Maluku, kalangan Akademisi, instansi pemerintah, kementerian lembaga terkait serta para medis, Kamis (11/6).

Webinar tersebut merupakan bagian dari strategi dalam pemulihan ekonomi daerah di tengah pandemi Covid-19. Yakni melalui ekspor komoditi andalan Maluku dan sebagai bagian penting implementasi langkah tim percepatan peningkatan ekspor Maluku.

Melalui rilisnya, Kakanwil Bea Cukai Maluku, Erwin Situmorang mengaku, beberapa hal penting telah dibahas dalam webinar tersebut. Diantaranya, langkah strategis untuk pemulihan ekonomi daerah dengan, mengembangkan ekspor potensial dan mendorong peningkatan ekspor sebagai faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi. Selain menjaga pertumbuhan positif investasi di tengah kondisi sulit wabah Covid-19.

Peluang ekspor tersebut, kata dia, harus didukung dengan kebijakan pemerintah pusat dan daerah, stimulus insentif perpajakan dan lainnya.

Kemudian kemudahan logistik, prosedur layanan ekspor dan sinergi antara instansi pemerintah atau daerah terkait serta para pelaku usaha komoditi ekspor.

“Perlu adanya strategi khusus dari pemerintah pusat, daerah, dan instansi pemerintah maupun kementerian lembaga terkait. Dalam rangka meningkatkan ekspor, terlebih lagi dalam era tatanan baru atau new normal akibat pandemi Covid-19,” tutur Situmorang.

Dibahas juga, kata dia, tentang kinerja ekspor komoditi unggulan wilayah Maluku. Kemudian berbagai strategi untuk mendongkrak ekspor langsung dari Maluku.

Termasuk bagaimana peran, inisiasi strategis, dan panduan kerja pemerintah daerah, instansi pemerintah dan kementerian lembaga terkait dalam melaksanakan optimalisasi layanan dan kinerja ekspor, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di era new normal.

“Konsolidasi, koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan instansi pemerintah, kementerian lembaga terkait serta stakeholder lainnya sangat diperlukan. Untuk membangun kembali keunggulan komparatif maupun kompetitif produk unggulan komoditi ekspor wilayah Maluku, yang sesuai dengan era new normal,” imbuhnya.

Seminar online tersebut dihadiri para narasumber yang merupakan tokoh penting dalam kinerja ekspor. Diantaranya Sekda Provinsi Maluku, Kasrul Selang, Sekda Kabupaten Maluku Tenggara, Ahmad Yani Rahawarin, Kakanwil Bea Cukai Maluku, Erwin Situmorang, Kadisperindag Maluku, Elvis Pattiselano, Direktur Utama PT Wahana Lestari Investama (eksportir), Karel Ralahalu, Kepala BKIPM Ambon, Ashari Syarief, Kepala KPPBC Ambon, Saut Mulia, dan Direktur Universitas Terbuka, Joko Rizkie Widokarti, serta beberapa pimpinan media di Ambon. (UPE)

Comment