by

F-Perindo Diingatkan Awasi Anggaran Covid-19

Ambon, BKA- Fraksi Partai Persatuan Indonesia (F-Perindo) DPRD Kota Ambon, kembali diingatkan lebih maksimal dalam pengawasan anggaran penanganan Covid-19. Agar seluruh anggaran yang dikucurkan untuk tangani wabah Corona di Kota Ambon, dapat digunakan sesuai peruntukannya.

“Dari awal kita sudah arahkan seluruh anggota DPRD dari Fraksi Perindo lebih maksimal awasi penggunaan anggaran Covid-19 di kota Ambon. Karena ini sesuai juknis dari DPP Perindo, bahwa anggaran saat ini lebih banyak dialihkan ke penanganan Covid-19. Maka harus diawasi ketat agar tidak seenaknya dimanfaatkan,” ungkap, Ketua DPD PErindo Kota Ambon, Mochtar Arsyad Namsa, ketika dihubungi koran ini, Rabu (13/5).

Diakuinya, anggota DPRD memiliki tiga fungsi yang melekat, yakni fungsi anggaran (budgeting), legislasi dan pengawasan. Maka itu fungsi pengawasan harus benar-benar dilakukan, sehingga tidak terjadi penyalahgunaan anggaran penanganan Covid-19.

Termasuk ikut mengawasi proses pemberian bantuan sosial dari pemerintah kepada masyarakat yang terdampak wabah Corona. Karena masih banyak keluhan masyarakat terkait pendataan bantuan sosial yang tidak merata.

“Akibat virus Corona ini turut berdampak ke masyarakat dari sisi ekonomi juga. Sehingga banyak bantuan yang diberikan kepada masyarakat miskin atau yang terdampak Corona. Artinya ini harus diawasi, karena pendataan bantuan sosial belum maksimal. Masih ada warga miskin yang tidak terakomodir, ini yang juga perlu diawasi ketat oleh Fraksi Perindo,” pintanya.

Menurutnya, dengan agenda reses DPRD untuk masa sidang III tahun 2019-2020, seluruh anggota DPRD dari Fraksi Perindo harus benar-benar maksimal menjaring aspirasi untuk disuarakan ke Pemerintah Kota.
Terpenting, dapat memastikan seluruh bantuan sosial dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah benar-benar tepat sasaran. Termasuk penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Kota Ambon.

“Perlu perkuat pengawasan sehingga dapat menjawab keluhan masyarakat. Apalagi saat ini kan sementara reses, perlu perkuat penjaringan aspirasi. Karena banyak warga yang mengeluh soal bantuan sosial dan pertanyakan anggaran penanganan Covid-19, ini yang harus dikawal ketat. Sehingga tidak ada penerima bantuan ganda, dan anggaran penanganan Covid-benar-benar tepat sasaran,” pesan Namsa. (UPE)

Comment