by

FPP Sirimau Siapkan Konsep Pembelajaran Daring

Ambon, BKA- Forum Pengembangan Pendidikan (FPP) Kecamatan Sirimau telah menyiapkan konsep pembelajaran Dalam Jaringan (Daring). Diantaranya, persiapan kelas daring, persiapan materi daring, games dan evaluasi.

Menurut Kepala FPP Kecamatan Sirimau, Abubakar Wattimena, sejumlah konsep yang disiapkan itu untuk mengantisipasi, jika pada tahun ajaran baru 2020/2021 nanti, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kembali dilakukan.

Dengan situasi pandemi Covid-19 yang kian menyebar ini, sudah tentu orangtua akan sulit untuk mengijinkan anaknya mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah.

“Dari fenomena itu, kita ingin merubah. Terutama FPP Sirimau. Kita harus balik. Anak tetap di rumah, guru di sekolah. Lalu konsep pembelajarannya kita rubah. Yang awalnya, anak-anak belajar kemudian foto dan kirim ke sekolah dan sekolah kirim ke dinas. Untuk tahun ajaran ini, kita akan gunakan empat konsep pembelajaran yang sudah kita siapkan,” ujar Wattimena, Minggu (14/6).

Untuk persiapan pelaksanaan empat konsep pembelarajan itu, kata Wattimena, para guru se-Kecamatan Sirimau akan diundang untuk belajar, bagaimana membuat video pembelajaran lewat aplikasi online yang akan dipesiapkan oleh pihak FPP.

“Kita akan kumpul semua guru lewat aplikasi zoom. Kemudian kita akan ajarakan cara membuat video pembelajaran. Supaya pada saat belajar nanti, guru tinggal membagi linknya kepada siswa, lalu mereka belajar. Itu untuk siswa yang punya fasilitas online,” paparnya.

Sementara untuk siswa yang tidak punya fasilitas, menurut Wattimena, pihaknya akan mengarahkan para guru untuk print out video pembelajaran yang sudah ada, agar bisa bagikan kepada siswa untuk belajar secara manual di rumah.

“Itu yang kita siapkan. Sekaligus siswa yang tidak punya fasilitas, nantinya kita akan print out, untuk bagikan kepada siswa lewat orangtua, supaya mereka belajar diu rumah. Kan ada buku-buku tema milik sekolah. Bisa dimanfaatkan. Jadi itu khusus yang tidak punya fasilitas,” lanjutnya.

Hal serupa juga akan dilakukan untuk proses evaluasi. Selain video pembelajaran, FPP akan siapkan aplikasi yang dapat digunakan untuk mengevaluasi secara online, proses belajar anak di rumah.

“Jadi, begitu guru berikan soal dan dijawab, langsung kita tahu berapa yang benar dan berapa yang salah. Kita sudah langsung mengetahui juga secara online. Ini yang akan kita lakukan, agar proses belajar di tahun ajaran baru bisa berjalan efektif,” terang dia.

Untuk itu, para guru sangat diharapkan untuk tetap berada di sekolah, bukan di rumah. Menurutnya, dengan akses internet yang tersedia di sekolah, dapat memudahkan para guru untuk melakukan pembelajaran jarak jauh secara maksimal.

“Guru masuk sekolah supaya jangan alasan tidak ada internet di rumah. Di sekolah kan ada internet, jadi bisa digunakan. Soal protokoler, kita bisa atur. Karena guru sedikit saja. Itu yang akan kita usulkan di awal tahun ajaran baru ini. Memang ini program dadakan, karena tidak ada dirancangan progam kerja sekolah. Tapi karena situasi, jadi harus dilakukan. Sehingga nanti kita kerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI). Dan itu gratis, tanpa ada pungutan biaya dari guru,” tandas Kepala SD Negeri 87 tersebut. (LAM)

Comment