by

Gerindra Bisa Tarik Rekomendasi

Tak Penuhi Syarat
Ambon, BKA- Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) telah mengeluarkan rekomendasi kepada sejumlah bakal calon kepala daerah di Indonesia, termasuk di Maluku.

Di Maluku ada empat kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada, yakni, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya (MBD), Seram Bagian Timur (SBT) dan Buru Selatan (Bursel).

Dari keempat kabupaten itu, Gerindra baru memberikan rekoemendasi bagi tiga bakal calon kepala daerah. Minus bakal calon dari Kabupaten Bursel.

Sedangkan untuk tiga kabupaten lainnya, Gerindra sudah memastikan rekomendasinya. Yakni, Kabupaten SBT diberikan kepada Fachri Husni Alkatiri yang berpasangan dengan Arobi Kelian. Kabupaten Kepulauan Aru diberikan kepada Johan Gonga.

Untuk Kabupaten MBD, rekoemendasi Gerindra diberikan kepada Niko Kilikili. Hal itu sekaligus mengklarifikasi berita sebelumnya, 8 Juni, kemarin, kalau rekomendasi diberikan kepada Agustinus Arie Kilikili yang berpasangan dengan Benjamin Thomas Noach sebagai bakal calon bupati.

“Yang dimaksud itu, rekomendasi Partai Gerindra diberikan ke Niko Kilikili. Bukan Noach dan wakilnya, Agustinus Arie Kilikili,” kata Wakil Ketua DPD Gerindra Maluku, Irma Betaubun, yang dihubungi via selulernya, Senin (8/6).

Namun khusus rekomendasi yang diberikan kepada Niko Kilikili, sewaktu-waktu masih bisa ditarik dan diserahkan ke bakal calon lain, bila dia tidak mampu memenuhi syarat sebagai calon kepala daerah. Yakni, memperoleh dukungan empat kursi DPRD di Kabupaten MBD.

Di MBD, Partai Gerindra memiliki empat kursi di legislatif. Otomatis, Niko Kilikili hanya memerlukan satu tambahan kursi lagi untuk bisa bertarung dipentas pesta demokrasi itu.

“Jika tidak memenuhi kuota, maka itu akan ditinjau kembali oleh Gerindra. Kami punya tiga kursi di DPRD, sedangkan syaratnya harus empat kursi. Sehingga perlu ada dukungan dari partai lain yang memiliki kursi di DPRD,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Korda MBD, Jhon L, saat dihubungi via selulernya. Dia mengatakan, arah rekomendasi Partai Gerindra sebenarnya diberikan buat Niko Kilikili sesuai keptusan DPP, sambil mencari rekomendasi partai lain untuk memenuhi kuota pencalonan.

“Harus ada penambahan kuota, sesuai aturan KPU. Tapi ketika tidak memenuhi kuota, secara otomatis Gerindra akan memutuskan lain. Dengan kata lain, rekomendasinya ditarik kembali,” pungkasnya. (RHM)

Comment