by

Golkar Akan Ambil Semua Kekuasaan

Ambon, BKA- Pilkada serentak yang akan digelar Desember 2020 mendatang, akan dijadikan momentum oleh Partai Golkar untuk mengambil alih kekuasaan pada sejumlah daerah di Indonesia, termasuk empat kabupaten di Provinsi Maluku.

Untuk itu, figur-figur terbaik sudah disiapkan partai berlambang Pohon Beringin itu pada Pilkada serentak mendatang. Misalnya di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Golkar telah menyiapkan kadernya, Bastian Petrus, sebagai calon wakil bupati, yang akan mendampingi Niko Kilikili sebagai calon bupati dari Partai Gerindra.

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Ramli Umasugi, mengungkapkan, kualisi kedua partai ini di Pilkada Kabupaten MBD hampir dipastikan, setelah ada pertemuan antara kedua partai itu.

Dari figur pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, merupakan keterwakilan dari masing-masing partai. Gerindra mengusulkan Niko Kilikili sebagai calon bupati dan Golkar mengusulkan Bastian Petrus sebagai calon wakil bupati.

Bukan hanya di MBD, hal itu juga dilakukan pada tiga kabupaten lainnya di Maluku, yakni, Buru Selatan (Bursel), Kepulauan Aru, dan Seram Bagian Timur (SBT), Golkar juga sudah menyiapkan figur kader terbaik sebagai bakal calon bupati dan wakil bupati, dengan target kemenangan 60 persen.

“Golkar sudah harus meraih kepimpinan, agar dapat membuat sesuatu yang lebih baik bagi masyarakat Maluku. Maka semua kekuasan, sudah saatnya harus diambil kembali partai Golkar,” tegas Umasugi, Senin (10/8).

Memang, lanjutnya, dimasa kepimpinan sebelumnya, Golkar dalam posisi sangat terpuruk. Sehingga lewat kepengurusan yang baru, diharapkan lebih energi untuk bisa sama-sama merapatkan barisan dalam kemenangan disemua Pilkada.

“Golkar saat ini, ada pada titik yang sangat terpuruk. Kita kehilangan posisi anggota DPR RI, kita kehilangan kursi gubernur dan kita kehilangan banyak kursi DPRD disetiap kabupaten/kota serta kehilangan banyak bupati,” terangnya.

Tapi saat ini, katanya, untuk Pilkada empat kabupaten di Maluku, Golkar memiliki banyak keuntungan. Sehingga hal itu harus dimanfaatkan untuk meraih kembali kepimpinan daerah, agar dapat memberikan sesuatu yang lebih baik kepada masyarakat.

“Dalam hitungan kami, saya secara terbuka sampaikan, di empat kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada itu, SBT rekomendasi telah diberikan kepada Abdul Mukti Keliobas-Idris Rumalutur. Itu sudah resmi. Pilkada Aru diserahkan kepada pak Timotius-La Gani. Jadi di Aru, hasil survey dengan incumben masih dalam posisi berimbang. Bahkan terjadi head to head, Golkar berkoalisi dengan PKB dan PKS, selanjutnya partai berkarya menyusul,” paparnya.

Khusus untuk Pilkada MBD, kata Umasugi, memang dianggap seksi dan menarik, lantaran menjadi pembahasan dikalangan nasional karena semua memiliki kepentingan disana.

Namun untuk rekomendasi, sudah dipastikan kepada Niko Kilikili-Bastian Petrus. Dan itu terjadi koalisi antara Golkar-Garindra. Sementara Bursel, sesuai pembahasan dengan DPP, Ketua DPD rencananya akan diberikan diskresi untuk menentukan rekomendasi Golkar. Lantaran ada dua kader Golkar yang mencalonkan diri.

“Nanti kita paralelkan denga kegiatan internal Golkar dalam bentuk Musda Golkar untuk 11 kabupaten/ Kota, terlebih khusus kabupaten penyelenggara Pilkada,” tutupnya.(RHM)

Comment