by

Golkar-Gerindra Dipastikan Koalisi

Niko Kilikily Depak Odie orno

Ambon, BKA- Hampir dapat dipastikan kalau Partai Golkar bakal berkoalisi dengan Partai Gerindra di Pilkada Maluku Barat Daya (MBD).

Namun komposisi pasangan calon akan berubah. Kedua partai itu akan mempertahankan kader mereka, yakni, Niko Kilikily sebagai kader Gerindra dan Bastian Petrus sebagai kader Golkar.

Sehingga pada koalisi Golkar-Gerindra, mereka bersepakat untuk mengusung keduanya, yakni, Niko Kilikily sebagai bakal calon bupati, sedangkan Bastian Petrus sebagai bakal calon wakil bupati.

Awalnya, Golkar merekomendasikan Odie Orno-Bastian Petrus. Sedangkan Gerindra mengusung Niko Kilikilly-Onisimus Septory. Namun harapan kedua bakal pasangan calon itu pupus untuk meneruskan langkah mereka, setelah gagal merebut rekomendasi Partai Demokrat.

Kepastian koalisi Golkar- Gerindra itu disampaikan oleh salah satu sumber di DPD I Partai Golkar, yang menyatakan kalau koalisi itu terjaling setelah Niko Kilikily bersama Bastian Petrus menemui DPP kedua partai itu.

“Ya sudah pasti formasi pasangan calon berubah, setelah sudah ada kesepakatan Golkar-Garindra berkoalisi. Tapi yang sudah jelas, nama Niko Kilikily-Bastian Petrus yang akan direkomendasikan,” ungkap sumber.

Koalisi kedua partai itu sekaligus sebagai penegasan, kalau tidak ada kotak kosong di Pilkada MBD. Setidaknya ada dua pasangan bakal calon, yakni, Benyamin Thomas Noach-Agustinus Ari Kilikily dan Niko Kilikily-Bastian Petrus.

Sumber DPD I Partai Golkar lainnya mengungkapkan, kedua partai tersebut akhirnya lebih memilih sepakat untuk berkoalisi, sebagai syarat pencalonan Paslon bupati-wabup yang diusung partai politik (Parpol) minimal mendapat dukungan Parpol yang memiliki 4 kursi atau 20 persen dari total kursi di parlemen.

Dari perolehan kursi di DPRD MBD, baik Golkar maupun Gerindra, sama-sama memiliki tiga kursi di DPRD MBD. Sehingga total kursi yang mereka miliki ada 6 kursi.

“Perlu diingat, ini bukan soal menang atau kalah. Yang jelas, MBD tidak kotak kosong. Tapi kita menawarkan calon pimpinan MBD lima tahun kedepan kepada masyarakat, dan ini yang diinginkan Golkar, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih calon pemimpinnya,” tandas sumber itu.

Terpisah, Korda DPD Partai Gerindra MBD, Jhon Leipeni, yang dikonfirmasi via selulernya, mengatakan, belum mengetahui adanya koalisi antara Golkar dan Gerindra.

Namun sebagai aparat partai, Leipeni mengatakan, siap untuk mengamankan keputusan Partai Gerindra terkait Pilkada MBD.

“Kami sebagai aparatur partai, tentunya tetap siap dengan apa yang diambil DPP Partai Garindra. Tapi ini kan kita juga tidak bisa spekulasi, harus ada hitam diatas putih dalam bentuk rekomendasi. Jadi kami juga belum tahu, sipa pasangan yang dipasang jika benar terjadi koalisi antara Golkar-Gerindra. Jadi kita tunggu saja, apa putusan yang diambil DPP nanti,” tandasnya.(RHM)

Comment