by

Guru dan Orangtua Kerjasama Bimbing Siswa Kelas I

Ambon, BKA- Kerja sama yang baik antara guru dan orangtua sangat dibutuhkan untuk membimbing siswa dalam belajar di masa pandemi Covid-19. Terutama bagi siswa kelas I, yang baru belajar membaca, menulis dan berhitung.

Kepala SD Negeri 72 Ambon, Rina Malawau, mengatakan, memang sebagai pendidik, guru akan terus berupaya untuk menyiapkan materi pembelajaran. Namun selama proses belajar jarak jauh masih diterapkan di masa pandemi Covid-19, maka dukungan orangtua sangat diperlukan.

“Karena kerjasama yang baik, maka hingga saat ini, untuk siswa kelas I, pembelajaran tetap terus dilakukan. Teknisnya, guru menyiapkan bahan ajar untuk selanjutnya dibagikan kepada siswa. Setelah materi dibagikan, orangtua diminta untuk membimbing anak pada saat belajar. Jadi itu kita lakukan terus menerus selama masa pandemi ini. Sebab kita belum bisabelajar secara belajar tatap muka, baik di sekolah maupun secara kelompok di rumah,” ungkap Malawau, Rabu (2/9).

Khusus untu siswa kelas I, koordinasi aktif guru dan orangtua terus dibangun melalui komunikasi yang intensif. Salah satunya melalui video aktivitas belajar anak di rumah.

“ Jadi orangtua diminta membuat vidio setiap kegiatan siswa. Agar guru juga bisa mengetahui aktivitas anak-anak selama mereka di rumah. Sebab anak-anak yang kelas I ini, tidak bisa dipaksakan untuk belajar. Apalagi dengan kondisi saat ini. Kita hanya bisa memberikan materi untuk orangtua bimbing mereka membaca, menulis dan menghitung. Selanjutnya, berikan kesempatan untuk mereka bermain agar tidak jenuh,” paparnya

Tidak hanya itu, kata Malawau, setiap minggu, para guru berkunjung ke rumah masing-masing siswa, untuk melihat langsung aktivitas siswa di rumah. Kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk membimbing siswa, jika selama belajar dengan orangtua mengalami kesulitan.

“Ini dilakukan setiap hari Jumat dan Sabtu. Jadi dengan memperhatikan protokol Covid-19, guru berkunjung ke rumah siswa untuk melihat langsung kegiatan siswa, sekaligus membimbing siswa yang menemui kesulitan dalam belajar. Puji Tuhan, walaupun belajar di rumah, tapi anak-anak tetap semangat,” pungkasnya. (LAM)

 

Comment