by

Guru Terus Didorong Untuk Kreatif

Ambon, BKA- Agar Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bisa berjalan efektif di tahun ajaran baru 2020/2021, maka guru terus didorong untuk lebih kreatif dalam metode pembelajaran menggunakan berbagai media.

“Anak-anak SD cenderung lebih suka belajar dengan nonton video atau melihat gambar dengan warna yang menarik, maupun soal-soal dalam bentuk kuis lewat point-point yang telah disiapkan oleh guru,” ungkap Wakil Kepala SD A1 Xaverius Ambon, Merry Rahawarin, Minggu (19/7)
Menurutnya, pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, guru biasanya menjelaskan bahan ajar dengan banyak contoh, ilustrasi, dan lainnya, agar siswa lebih mudah mengerti.

Tapi karena keterbatasan interaksi di tengah pandemi Covid-19 ini, membuat guru dituntut untuk lebih kreatif dalam membuat bahan ajar, agar bisa dicerna dengan baik oleh siswa.

Agar siswa lebih terangsang dengan model pembelajaran yang menarik. Supaya pembelajaran atau Kompetensi Dasar (KD) dapat tuntas. Itu semua tergantung cara guru dalam mempersiapkan bahan ajar secara Daring dan Luring,” ucapnya.

Untuk mencipatkan pembelajaran yang kreatif, dirinya mengaku, tidak semua guru mampu melakukan itu. Karena membutuhkan proses penyesuaian. Apalagi guru yang belum menguasai berbagai media Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Namun, ini soal masa depan anak-anak didik, sehingga sebagai pendidik, sudah harus siap untuk meningkatkan kompetensi diri

“Nah, awalnya ini yang menjadi kesulitan. Namun karena semangat bersama,dan lewat berbagai kesempatan dari pimpinan sekolah maupun dari Yayasan, kita selalu didorong untuk mengikuti pelatihan, untuk memacu kreativitas kita. Semua itu terjawab, karena komunikasi dibangun. Baik itu dari pihak lembaga, guru kelas, orangtua dan siswa,” katanya.

Berbagai aplikasi online, terangnya, sudah disiapkan untuk digunakan sesuai dengan kemampuan guru. Mulai dari aplikasi WhatsApp(WA), Zoom Meeting, Geoogle Classroom, hingga Microshop Office 365.

Dengan berbagai aplikasi tersebut, dirinya berharap, guru semakin terdorong untuk lebih kreatif lagi, guna menunjang proses belajar berjalan maksimal ditengah pandemic Covid-19 ini.

“Butuh semangat yang tinggi serta kerja sama yang baik. Semoga lewat usaha yang dilakukan, kita dapat memberikan pembelajaran yang berkesan dan bisa menarik minat belajar anak-anak didik, selama PJJ dilakukan,” pungkas Rahawarin. (LAM)

Comment