by

Guru Tetap Kontrol Siswa Belajar di Rumah

Ambon, BKA- Ditengah pandemi Covid-19 saat ini membuat proses belajar mengajar di Kota Ambon terus dikakukan menggunakan pola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), baik secara Daring maupun Luring.

Misalnya di SD Negeri 13 Ambon. Saat ini siswa masih belajar dari rumah menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran secara Daring. Guru dan siswa tidak diperkenankan untuk belajar tatap muka di sekolah maupun di rumah ssecara berkelompok.

Kepala SD Negeri 13 Ambon, Muhamad Waliulu, mengatakan, saat ini pihaknya hanya fokus agar guru mata pelajaran ataupun wali kelas mampu mengontrol siswa Belajar Dari Rumah (BDR).

“Memang kita belajar secara Daring. Tapi karena anak-anak kita ini juga terbatas dengan kuota internet, sehingga untuk sementara kita tidak belajar melalui aplikasi zoom, tapi menggunakan wathsaap dan juga lewat sms. Ada juga yang offline, melalui buku paket yang sudah dibagikan oleh sekolah. Jadi, hanya lewat itu yang bisa kita kontrol mereka setiap hari, karena tidak bisa datang langsung ke rumah siswa,” ungkap Wailulu, Jumat (14/8).

Dia mengatakan, dengan melihat perkembangan penyebaran Covid-19 di Kota Ambon saat ini, maka proses pembelajaran tidak bisa dilakukan secara Luring. Dalam hal ini, melalui tatap muka secara kelompok.
Karena itu, sekolah yang dipimpinnya itu tetap fokus pada pembelajaran secara Daring. Walau memiliki banyak keterbatasan. Sehingga berbagai penyesuaian tetap dilakukan.

“Situasi saat ini, menurut saya, kalau kita tidak menggunakan proses belajar Daring, itu juga akan sulit untuk kita mengontrol belajar anak dari rumah. Karena itu, biarpun ada kendala, kita upayakan untuk lakukan belajar Daring dengan aplikasi yang ada. Selain itu juga, kita imbangin dengan membagikan modul kepada mereka. Habis mau bagaimana, situasinya seperti ini mau kumpul juga susah, karena dilarang oleh pemerintah,” paparnya.

Disamping belajar, kata Waliulu, pihaknya juga terus mengimbau orangtua agar selalu menjaga anaknya, supaya tidak berkeliaran di tempat-tempat ramai. Tapi memanfaatkan waktu di rumah untuk belajar, khususnya siswa kelas kecil yang baru masuk sekolah.

Untuk itu, dia berharap, pandemi Covid-19 ini dapat segera diatasi oleh pemerintah, supaya proses belajar bisa berjalan kembali di sekolah.
“Ini semua untuk membantu pemerintah memutuskan mata rantai penyebaran virus ini. Karena kalau kita sendiri tidak patuhi aturan yang ada, maka bisa jadi kita akan terus belajar jarak jauh. Dan pasti anak-anak, bahkan orangtua yang jadi susah karena harus mendampingi anak belajar terus di rumah. Sehingga saya terus ingatkan siswa lewat orangtua, agar tetap berada di rumah dan belajar. Kita berdoa, wabah ini cepat berakhir agar kita belajar secara baik.”tandas Waliulu. (LAM)

Comment