by

Gustu Minta Maaf Kepada Keluarga RL

Ambon, BKA- Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kasrul Selang, meminta maaf kepada keluarga Almarhum RL yang meninggal beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, RL dinyatakan meninggal dunia karena terpapar virus corona setelah melakukan kontak dengan almarhum LS, salah satu pedagang di Pasar Mardika yang hasilnya swabnya dinyatakan positif corona.

Namun berdasarkan hasil swab almarhum RL, ternyata negatif. Sehingga dipastikan, penyebab kematian RL bukan karena virus corona. Selain itu, dia juga bukan seorang pedagang di Pasar Mardika.

Untuk itu, Kasrul Selang meminta maaf kepada keluarga almarhum RL. “Saya luruskan tampa mengurangi rasa hormat, bahwa RL, adik kita yang berumur 19 tahun itu hasil swab-nya negatif,” ungkapnya, saat konferensi pers yang digelar di Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku, Senin (10/5).

Untuk itu, dia menghimbau kepada seluruh warga yang bermukim dekat kediaman almarhum, agar tidak khwatir dan memberikan stigma yang berlebihan kepada keluarga almarhum.

“Jadi masyarakat, terutama keluarga yang ada di Kampung Rinjani, Desa Batu Merah, tidak perlu panik. Kemudian untuk keluarga almarhum RL, kami minta maaf, karena informasi yang kita dapat berbeda. Untuk itu, hasil swab RL keluar menyatakan negatif. Jadi dia meninggal bukan karena corona,” ujarnya.

Sedangkan terkait jumlah pasien positif corona saat di Maluku, katanya, mengalami penambahan empat kasus. Dari 32 kasus menjadi 36 kasus.

Namun empat kasus tambahan itu semuanya telah meninggal dunia. Tapi karena saat itu hasil swab mereka belum keluar, maka belum dinyatakan positif.

Karena hasil swab keempatnya saat ini sudah ada, maka status mereka langsung dimasukkan sebagai kasus positif oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku.

Saat ini, lanjut Kasrul, ada lima penambahan pasien Covid-19 yang sembuh. Mereka adalah pasien dengan nomor kasus 15 berinisial asal Kota Ambon, pasien kasus 16 asal Kabupaten Buru Selatan (Bursel), pasien kasus 17 asal Kabupaten Buru, pasien kasus 19 yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KM Dobonsolo, dan pasien kasus 21 asal Kota Ambon.

Kelima pasien tersebut sudah bisa dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan ke kediaman masing-masing. Jadi Total pasien yang sembuh saat ini mencapai tujuh belas orang. (BKA-1)

Comment