by

Gustu Tinjau Kesiapan BPOM Uji Corona

Ambon, BKA- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 provinsi maupun kota, mengunjungi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon untuk melihat kesiapan uji mandiri covid 19 yang akan dilakukan di di laboratorium Biologi Molekuler BPOM Ambon.

Kesiapan BPOM untuk menguji wabah mematikan ini, diapresiasi oleh Ketua Gustu Provinsi, Kasrul Selang beserta jajaran. Menurutnya, upaya yang dilakukan BPOM saat ini sangat membantu Pemerintah Provinsi Maluku dalam mempercepat proses pengujian Covid-19.

Dengan harapan, agar faktor keamanan (safety) baik kepada analis maupun jajaran yang ada di BPOM Ambon menjadi prioritas.

Dirinya juga meminta dukungan masyarakat di lingkungan kantor BPOM, baik lurah maupun RT yang turut hadir pada kunjungan tersebut. Yang mana, seluruh prosedur keamanan telah dipersiapkan sedemikian rupa dan dilengkapi dengan fasilitas yang sangat memadai sehingga tidak ada rasa kekhawatiran.

“Masyarakat juga dihimbau untuk disiplin dalam menerapkan 3D yaitu disiplin gunakan masker, disiplin jaga jarak serta disiplin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir,” imbau Kasrul, lewat rilis yang dibagikan BPOM kepada koran ini, Rabu (1/7).

Kepala BPOM Ambon, Hariani menjelaskan, berbagai upaya yang dilakukan adalah peningkatan tingkat keamanan hayati atau Biosafety Level (BSL) menjadi BSL-2 dengan fasilitas BSC-Class 2A. Untuk penanganan agen patogen seperti virus corona oleh personil uji laboratorium yang terlatih.

Laboratorium tesrebut, kata dia, sebelumnya merupakan laboratorium supporting bagi Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Kelas II Ambon. Dengan menguji ekstrak RNA virus secara PCR, kini telah dilakukan peningkatan sehingga mampu uji mulai dari sampel specimen swab.

“BSC-Class 2A ini difasilitasi di setiap ruangan yaitu ruang unboxing sampel specimen, ruang ekstraksi RNA virus, ruang master mix, serta ruang penambahan template RNA virus,” ungkap Hariani.

Dia menyebutkan, penanganan uji sampel ini dilakukan oleh 10 orang petugas terlatih yang sebelumnya telah diberikan pelatihan khusus uji virus covid-19 di BTKLPP Kelas II Ambon, pada tanggal 9-11 Juni 2020.

Hariani mengaku, berbagai fasilitas juga disupport oleh Gustu Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku. Yakni meliputi pengadaan BSC A2 dan PCR Cabinet, alat pelindung diri (APD) berupa hazmat (hazardous material) serta kit ekstraksi RNA dan kit uji PCR.

“Dengan berbagai fasilitas dan pelatihan petugas yang telah dipersiapkan, BPOM Ambon akan mampu melakukan uji mandiri covid-19. Mulai dari sampel specimen swab dari Dinas Kesehatan di kabupaten kota Provinsi Maluku,” tuturnya.

Kata dia, swab dilakukan dengan pengambilan sampel dahak, lendir atau cairan dari nasofaring (bagian antara hidung dan tenggorokan), orofaring (bagian antara mulut dan tenggorokan) atau paru-paru pasien yang diduga terinfeksi virus corona.

Pasalnya, Covid-19 merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome virus corona 2 (SARS-CoV-2) atau sering disebut virus corona.

“Uji PCR merupakan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik virus corona. Material genetik ini berupa ribonucleic acid (RNA) virus dengan rantai tunggal (single strain) yang membawa informasi genetik yang unik,” tutupnya. (DHT)

Comment