by

Hakim Kabulkan Pledoi Terdakwa Narkoba

Ambon, BKA- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon mengabulkan semua nota pledoi penasehat hukum terdakwa Pascalino Denilson Clifor (19), Alfred Tutupary, pada persidangan, Rabu (1/7).

Denilson merupakan terdakwa yang terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Tutupary dalam nota pledoinya, meminta majelis hakim agar vonis terhadap kliennya tidak menggunakan pasal 111 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, sebagaimanan ancaman Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ambon. Namun harus menggunakan pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Atas pledoi tersebut, majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan terdakwa Denilson terbukti bersalah, melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika sebagaimana diatur dalam pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Sehingga dia jatuhi hukuman satu tahun penjara.

‚ÄúDari hal-hal yang ditemui di persidangan, terdakwa adalah pemakai. Kemudian berdasarkan bukti hasil asesmen, terdakwa harus direhabilitasi,” ungkap Ketua Majelis Hakim, Christina Tetelepta Cs.

Putusan majelis hakim tersebut jauh lebih ringan dibanding tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan penjara selama tujuh tahun penjara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Saryani, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika sesuai pasal 111 ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, juncto pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Selain hukuman penjara selama tujuh tahun, jaksa juga menuntut terdakwa membayar denda sebesar Rp 800 juta, subsider enam bulan kurungan penjara.

Sebelum disidangkan, terdakwa tertangkap anggota Polisi pada 6 Januari 2020 lalu, sekitar pukul 01.00 WIT, di Jalan Anthony Rebook No.1D, Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Terdakwa ditangkap tepat di kamar 507 Penginapan The Royal.

Penangkapan itu berawal saat anggota Polisi pada Satresnarkoba Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease mendapat informasi dari masyarakat. Mereka melaporkan akan adanya transaksi narkoba.

Dari informasi tersebut, polisi langsung bergerak melakukan penangkapan. Terdakwa diketahui bukan target operasi Polisi saat itu.

Namun, dari hasil penangkapan tersebut ditemukan satu paket ganja yang tersimpan dalam dos rokok Marlboro putih. Pemuda berusia 19 tahun itu mengaku, memperoleh ganja tersebut dari seorang bernama Efrano alias Ano. (SAD)

Comment