by

Harga Cabai Keriting Kembali Melonjak

Ambon, BKA- Harga cabai keriting yang dijual di pasar tradisional Kota Ambon kembali melonjak. Harganya kini naik menjadi Rp 60 ribu per kilogram, dari harga sebelumnya Rp 35-40 ribu per kilogram.

Mardiah, salah seorang pedagang cabai keriting di pasar Mardika mengatakan, saat ini harga cabai keriting melonjak naik dan sudah terjadi hampir seminggu. Hal tersebut, akuinya, dikarenakan stok yang masuk ke Kota Ambon sudah mulai berkurang akibat adanya pandemi covid 19.

Mengingat saat ini Ambon sendiri sudah melaksanakan PSBB yang mengharuskan adanya Berbagai persyaratan yang harus dipenuhi sebelum penyalur masuk ke Kota Ambon.

Dengan begitu, berpengaruh terhadap harga yang ditawarkan karena semakin sedikit stok yang ada dan semakin mahal harga yang ditawarkan.
Tak hanya itu, menurutnya, pihaknya juga mengambil cabai dari petani dengan harga yang lebih mahal dari biasanya. Untuk itu, harga yang ditawarkan kepada pembeli di Ambon sudah sesuai dengan apa yang dikeluarkan oleh pedagang.

Cabai keriting, akuinya, memang tidak terlalu diminati oleh masyarakat dibandingkan dengan cabai rawit. Namun cabai keriting yang mahal ikut berpengaruh terhadap daya beli masyarakat saat ini.

Dan masyarakat yang menanyakan cabai keriting biasanya berlalu begitu saja, karena harganya yang mahal dibandingkan harga sebelumnya.

“Harga itu lagi mahal, dan kalau masyarakat mau beli mereka tanya saja. Pas tahu harga, langsung pergi,” tutur Mardiah, saat ditemui koran ini di Mardika, Jumat (26/6).

Ia berharap, kondisi saat ini dapat cepat berlalu sehingga harga barang yang ditawarkan dapat terjangkau oleh masyarakat.

Sementara itu, Rika seorang warga di Pasar Mardika mengungkapkan, harga cabai keriting sangat mahal padahal biasanya cabai keriting tidak bergejolak.

“Tidak tahu kenapa cabai keriting ini mahal biasanya murah, saya yang sebelumnya mau beli tidak jadi karena harganya mahal. Lebih baik, beli barang yang lain saja,” ucapnya. (DHT)

Comment