by

Hari Ini, Perwali Pelaksanaan Pra PSBB Dikeluarkan

Ambon, BKA- Peraturan Walikota (Perwali) terkait pembatasan pergerakan orang dan moda transportasi akan dikeluarkan hari ini, 1 Juni 2020.

Perwali tersebut dikeluarkan untuk menjamin pelaksanaan pra Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dilaksanakan di Kota Ambon.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, dengan dikeluarkannya perwali ini, akan dapat membantu pemerintah dalam pelaksanaan pra PSBB.

“Dalam waktu dekat ini paling tidak tanggal 1 Juni itu Pemerintah Kota akan mengeluarkan peraturan walikota terkait dengan pembatasan pergerakan masyarakat secara terbatas. Sebagai peraturan pelaksanaan dari implementasi peraturan gubernur (Pergub),” ujar Louhenapessy di Ambon, Sabtu (30/5).

Menurutnya, untuk perwali dimaksud akan membatasi pergerakan orang, tempat usaha, kegiatan umum maupun moda transportasi yang beroperasi di Kota Ambon.

“Nanti itu untuk pertama pergerakan orang, kedua kegiatan tempat usaha, ketiga bentuk kegiatan umum, yang keempat bentuk kegiatan moda transportasi,” tuturnya.

Dikatakan, tujuan pembuatan perwali tersebut yakni meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dalam menerapkan pola hidup sehat dan bersih serta mengurangi ketakutan masyarakat.

“Tujuan dari perwali ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekarang. Saya memberikan apresiasi kepada masyarakat Kota Ambon karena terasa sekali bahwa pemahaman masyarakat ini semakin hari semakin positif, dan kalau bicara jujur kalau mau dilihat ini aura ketakutan masyarakat ini berkurang terhadap covid ini,” imbuhnya.

Dengan begitu, perwali tersebut dapat menjadi acuan dalam penerapan pra PSBB yang akan diberlakukan di Kota Ambon.

Selain itu, Ia mengungkapkan, walaupun Ambon tidak ditetapkan untuk menerapkan new normal tapi Pemerintah Kota akan menjadikan Pasar Mardika sebagai contoh new normal bagi masyarakat.

“Pasar itu cuma jadi contoh untuk new normal saja. Jadi bagaimana gaya belanja yang normal itu disana, sosial distancing kemudian protokol kesehatan itu yang nanti dilaksanakan disana. Jadi pasar itu ada pintu masuk keluar, itu disana,” terangnya.

“Tidak masalah untuk new normal jalan sama-sama dengan pra PSBB karena inikan peraturan gubernur,” tambahnya. (DHT).

Comment