by

Indag dan BI, Buka Pasar Online

Ambon, BKA- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon bekerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku untuk membuka pasar online. Pasar online ini dinilai mampu membantu masyarakat agar tidak perlu keluar rumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pasasr online ini dinilai tepat, lantaran masyarakat dapat mengakses dan memenuhi kebutuhan sehari-hari melalui aplikasi handpone.

Kepala Disperindag Kota Ambon, Pieter Leuwol mengatakan, untuk pasar online sendiri pihaknya bekerjasama dengan BI, karena banyak pedagang yang masuk dalam pasar online merupakan binaan. Sehingga lebih mempermudah pihaknya dalam mengkover pedagang yang ada, untuk nantinya dapat membantu masyarakat yang tetap berada di rumah.

Masyarakat yang dilarang keluar rumah untuk hal tidak penting, merupakan kebijakan pemerintah dalam memerangi penyebaran Covid 19. Dengan adanya pasar online, masyarakat yang tidak pergi ke pasar tradisional maupun modern dapat memenuhi kebutuhan yang akan diantar langsung oleh pedagang ke rumah.

Untuk pasar online, akui Pieter, masyarakat dapat mengakses kebutuhan dengan menghubungi langsung pedagang yang saat ini nomor handphonenya telah disebarkan melalui baliho yang dipasang oleh pihaknya.

“Itu kita kerjasama dengan BI untuk membuka pasar online. Dan kita sudah mulai menaruh beberapa baliho yang sudah bertuliskan nama pedagang, nomor telepon serta jenis jualan,” terang Pieter, kepada wartawan, di Balai Kota Ambon, Senin (18/5).

Dikatakan, pihaknya menyebarkan nomor handphone pedagang dan jenis dagangannya untuk mempermudah masyarakat yang ingin membeli bahan makanan maupun kebutuhan lain secara online. “Jika masyarakat mau beli, bisa langsung telepon ke nomor masing-masing pedagang,” sebutnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga bekerjasama dengan kelompok tani maupun nelayan yang ada di Kota Ambon, untuk membantun masyarakat memperoleh kebutuhan yang langsung dari produsen. “Jadi semua pedagang, mulai dari sayur, ikan, hingga bumbu-bumbuan pun kami masukan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pasar online di lakukan agar masyarakat menghindari kerumunan orang banyak, serta tidak perlu keluar rumah. “Masyarakat bisa memanfaatkan ini, karena tidak perlu lagi ke pasar atau keluar rumah,” tutup dia. (DHT)

Comment