by

Insentif Pasukan Kuning Sesuai Upah

Ambon, BKA- Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) kota Ambon, Lucia Izaak membenarkan jumlah insentif tim pasukan kuning atau petugas kebersihan, yang selama ini turut berkontribusi menjaga kebersihan kota Ambon. Menurutnya, insentif pasukan kuning disesuaikan dengan upah perbulan.

“Mereka (pasukan kuning) punya insentif sebesar mereka punya gaji satu bulan,” akui Lucia, saat ditemui awak media di Balai Kota, Rabu (16/9).

Insentif itu, ungkap Lucia, setiap tahun hanya dibayarkan sekali. Bahkan, itupun tergantung uang khas daerah yang memungkinkan atau tidak. “Kalau insentif sesuai aturan, itu diberikan pemerintah daerah, manakala keuangan memungkinkan, ” jelasnya.

Ia menegaskan, untuk insentif sendiri tidak masuk dalam kategori hak dari pasukan kuning. Hak mereka hanya pada upah kerja yang dihitung per bulan.
“Jadi itu bukan mereka punya hak. Insentif itu bukan mereka punya hak. Mereka punya hak itu apa?,” tanya dia.

Menurutnya, di tahun 2020, untuk anggaran insentif pasukan kuning, pihaknya sementara memproses. Sehingga para Pasukan Kuning diharapkan menunggu tanpa menaruh harapan besar atas insentif tersebut. “Tahun 2020 ini, mereka dianggarkan. kita sudah proses, jadi kita tunggu saja,” pesannya.

Disinggung soal apakah mereka juga dapat gaji 13, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot lainnya yang telah pensiun, Lucia mengaku, tidak ada selain hanya insentif.

“Gaji tiga belas tidak ada buat buru. Gaji tiga belas sesuai aturan itu hanya buat ASN dan Pensiunan. Yang mereka dapat hanya insentif,” tutupnya. (BKA-1)

Comment