by

Jaksa Ancam Pengedar Sabu 7 Tahun Penjara

Ambon, BKA- Terdakwa penyalahgunaan narkoba, Ilham Fauzi Marasabessy (29) diancam tujuh tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku, dalam persidangan yang berlangsung secara online di Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (2/7).

Selain pidana badan, pemuda yang bermukim di Gang Ponegoro, Kelurahan Urimesing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon ini dibebankan membayar denda sebesar Rp. 1 miliar subsider tiga bulan kurungan.

“Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ucap JPU, Saryani dalam berkas tuntutannya yang dibacakan dalam persidangan yang dipimpin Philip Panggalila selaku hakim ketua, didampingi Hamzah Kailul dan Lucky Rombot Kalalo selaku hakim anggota sementara Terdakwa didampingi penasehat hukumnya, Penny Tupan.

Didalam amar tuntutan terdakwa, JPU menyebut, Pemuda yang bertempat tinggal di Gang Ponegoro Kelurahan Urimesing itu tertangkap pada hari Rabu tanggal 05 Februari 2020 sekitar pukul 19.30 di sebuah kos-kosan daerah Ponegoro Kelurahan Urimesing Kecamatan Sirimau Kota Ambon.

Penangkapannya bermula saat Surya Gunwan Maryani (terdakwa dalam berkas terpisah) diinterogasi oleh petugas polisi dari Ditresnarkoba Polda Maluku. Surya mengakui mendapat sabu-sabu dari terdakwa. Surya pun memberitahukan tempat tinggal terdakwa kepada petugas.

Mendengar informasi tersebut, oetugas kemudian mendatangi tempat tinggal terdakwa. Disana, mereka menemukan dua paket sabu-sabu. Dua paket itu disimpan dalam plastik klem bening dan dibungkus dengan tisu kemudian di masukan dalam kantong celana sebelah kanan bagian depan.

Saat diinterogasi, terdakwa mengakui mendapatkan barang tersebut dari Sarifudin Marasabessy alias Udin (DPO). Terdakwa membelinya dengan harga Rp. 2.000.000. Terdakwa sudah dua kali membeli barang itu pada Sarifudin Marasabessy untuk dikomsumsi.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, hakim menunda sidang hingga Kamis (9/7) untuk agenda pledoi kuasa hukum terdakwa. (SAD)

Comment