by

Juknis Pelayanan Jenazah Covid Segera Turun

Ambon, BKA- Pemerintah Kota Ambon terus melakukan sosialisasi terhadap petunjuk teknis (juknis) yang akan dikeluarkan Kanwil Kemenag Maluku tentang Pelayanan Jenazah Covid-19. Hal ini disampaikan Plt Kabag Kesejahteraan Masyarakat Kota Ambon, Fenly Masawoy, kepada koran ini, Kamis (23/7).

Disebutkan, berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, juknis tersebut segera dikeluarkan karena menilai masyarakat di kota Ambon khususnya harus diberikan informasi seluas-luasnya. Sebab masyarakat belum yakin terhadap para pasien Covid-19 yang penanganannya sudah sesuai dengan aturan agama.

Hal tersebut terbukti pasca kasus pengambilan paksa jenazah Covid-19 di kawasan Jenderal Sudirman pada Juni 2020 lalu. Dan secara otomatis mengindikasikan masyarakat tidak percaya jenazah telah dilayani sesuai dengan syarat keagamaan.

Untuk itu, Kakanwil Kemenag Maluku akan mengeluarkan juknis maupun standar-standar yang dapat memberikan keyakinan kepada masyarakat terkait jenazah covid 19 telah tertangani secara keagamaan.

“Contoh di Batumerah itu karena mereka tidak yakin almarhum dimakamkan dengan syarat islam. Itu nanti kanwil agama akan berperan disitu dan akan mengeluarkan petunjuk atau standar. Itu supaya masyarakat bisa yakin. Nanti bahkan masyarakat tahu penyuluh siapa yang layani,” beber Fenly.

Ia menjelaskan, jenazah covid 19 yang telah meninggal harus dimandikan sesuai dengan syarat agama dan itu harus diketahui juga oleh masyarakat. Dan selama ini, masyarakat dinilai pemandian jenazah covid 19 yang dilakukan oleh tenaga medis tidak sesuai dengan aturan agama sehingga menimbulkan masalah.

Dikatakan, masyarakat ingin mengetahui proses pemandian jenazah yang dilakukan terutama untuk jenazah yang beragama Muslim.

“Masyarakat mau tahu bagaimana proses pemandian jenazah apakah secara Islam, apakah jenazahnya sudah dilayani sesuai Islam atau belum. Karena selama ini ada penyuluh-penyuluh agama yang memang sudah mendampingi, tapi mungkin banyak yang dinilai tidak sesuai. yang mungkin kedepan kemenag diskusi untuk itu akan di keluarkan juknis khusus untuk itu,” terangnya.

Dengan begitu, dengan akan dikeluarkannya juknis terkait masalah tersebut akan ada protokol yang disesuaikan. Sehingga masyarakat dapat mengetahui dan yakin terkait pelayanan yang dilakukan terhadap jenazah pasien covid 19. (DHT).

Comment