by

Jumlah Investor di Maluku Naik 6,5 Persen

Ambon, BKA- Jumlah investor yang ada di Maluku untuk triwulan I yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia (BEI) naik sebesar 6,5 persen.

Kepala BEI Maluku, Albertho Dachi mengatakan, untuk triwulan I jumlah investor naik sebesar 6,5 persen atau bertambah 151 investor. Yakni untuk investor yang ada di Maluku pada bulan Maret 2020 sebanyak 2.475 investor.

“Jumlah investor di Maluku per bulan Maret 2020 sebanyak 2.475 investor, atau tumbuh sebanyak 151 investor,” ungkap Albertho, saat dihubungi koran ini, Kamis (7/5).

Sedangkan untuk jumlah investor per Maret 2020 sebanyak 1.177.296 investor, tumbuh sebanyak 72.686 investor atau 6,58 persen selama triwulan I tahun 2020.

Menurutnya, total perusahaan tercatat di bursa efek sampai dengan bulan Maret 2020 adalah 690, dengan 26 perusahaan tercatat baru tahun 2020 ini.
Sementara untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kemarin ditutup pada posisi 4.716,40 atau turun sebesar 25,13 persen dari awal tahun.

Ia mengakui, pasar saham indonesia sepanjang tahun 2020 ini mengalami penurunan sebesar 25,13 persen. Dikarenakan pandemi corona yang akan berdampak pada perekonomian. “Namun pertumbuhan investor dan pertumbuhan perusahaan yang go publik masih positif,” tuturnya.

Lanjutnya, dengan adanya pandemi Covid-19, saat ini membuat IHSG juga turun karena adanya pembatasan aktivitas sosial.

“Terpengaruh juga karena adanya pandemi Covid 19. IHSG dari awal tahun turun karena ekspetasi perlambatan ekonomi global, pertumbuhan investor juga melambat akibat adanya pembatasan aktivitas sosial,” ujar dia.

Albertho menilai, upaya yang dilakukan BEI sendiri hingga saat ini, yaitu seluruh aktivitas untuk edukasi maupun pembukaan buku rekening dialihkan ke online.

“Upaya yang dilakukan BEI dengan mengalihkan kegiatan-kegiatan edukasi yang biasanya tatap muka, sekarang menjadi kegiatan edukasi online. Proses pembukaan rekening untuk investor-investor baru juga dilakukan melalui online,” terangnya.

Kegiatan-kegiatan edukasi dan sosialisasi BEI sudah dialihkan seluruhnya secara on-line melalui platform digital. Sehingga kegiatan untuk mengedukasi investor maupun calon-calon investor di Maluku tetap dilakukan melalui kelas-kelas online. (DHT)

Comment