by

Juni, 39 Warga Kena DBD

Ambon, BKA-Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti di Kota Ambon, sejak Januari-Juni 2020 telah mencapai 39 kasus. Dari puluhan kasus DBD ini, tiga warga dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit mematikan ini.

Kabid Pemberantasan dan Penularan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Ambon, Remes Talle mengaku, berdasarkan data yang ada di dinasnya hingga bulan Juni 2020 kemarin sudah ada 39 kasus untuk DBD.

Namun 39 kasus tersebut, sebetulnya mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan Juni 2019 tahun lalu. Yakni sejak Januari-Juni 2019, tercatat ada 100 kasus DBD di Kota Ambon.

“Sampai Juni 2020, jumlah kasus DBD 39 orang. Jika dibanding dengan tahun 2019 terjadi penurunan. Per Juni 2019 jumlah kasus 100 orang,” terang Remes, saat dihubungi koran ini, Selasa (14/7).

Menurutnya, dengan penurunan kasus yang ada memang memberikan indikasi bahwa apa yang dilakukan oleh pihaknya selama ini dalam memberantas DBD sudah mulai menunjukkan hasil. Walau jumlah kasus tetap ada untuk penyakit DBD tersebut.

Namun pihaknya tetap melakukan tindakan-tindakan untuk pencegahan, sehingga tidak bertambahnya kasus atau masyarakat yang terjangkit dari penyakit tersebut.

Dikatakan, untuk tindakan-tindakan pencegahan yang dilakukan pihaknya yakni dengan melakukan sosialisasi maupun edukasi kepada masyarakat, melalui seluruh puskesmas yang ada di Kota Ambon.

Tak hanya sosialisasi yang dilakukan tetapi juga pemberian abatesasi kepada masyarakat di lokasi-lokasi, yang memang tercatat memiliki kasus penyakit DBD yang menyerang. Selain itu pihaknya juga melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh nyamuk dewasa yang ada pada 8 lokasi, yang tercatat memiliki kasus DBD tersebut.

“Intervensi yang sudah dilakukan yaitu sosialisasi dan edukasi oleh puskesmas untuk Covid sekaligus DBD, abatesasi di lokasi maupun fogging di 8 lokasi,” tambahnya.Dia mengaku, dari lima kecamatan yang ada, untuk kasus terbanyak ada di Kecamatan Sirimau yang sekaligus merupakan salah satu kecamatan terbesar dengan jumlah penduduknya. Namun kasus DBD walaupun terbesar di Kecamatan Sirimau, juga tersebar di seluruh kecamatan lainnya.

Maka itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat agar dapat mencegah penularan penyakit DBD. Apalagi kota Ambon saat ini sudah memasuki puncak musim penghujan dan bisa menjadikan tempat-tempat yang ada sebagai sarang perkembangbiakan nyamuk.

“Jika masyarakat acuh juga akan semakin banyak yang berkembang biak, dan secara otomatis dapat menularkan penyakit DBD ke manusia yang merupakan warga dari Kota Ambon,” pesannya. (DHT).

Comment