by

Kajati: Pengusutan Kasus Korupsi “Tetap” Berjalan

Ambon, BKA- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Yudi Handono, menegaskan, pengusutan sejumlah kasus korupsi di Provinsi Maluku, yang dilaporkan ke Kejati Maluku dan Kejari se-Maluku, akan tetap berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Jadi pengusutan kasus korupsi tetap berjalan, tidak boleh dipending. Karena itu, kejaksaan tetap profesional dalam mengusut kasus korupsi di Maluku,” ungkap Handono kepada wartawan, usai mengikuti puncak Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-60, yang berlangsung di Aula Lantai II, Kantor Kejati Maluku, Rabu (22/7).

Menurutnya, pengusutan kasus korupsi dipending jika ada pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut, sedang mencalonkan diri atau mengikuti bursa pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Jadi tidak dihentikan. Tapi kita pending sementara,
jika pelaku-pelaku yang diduga terlibat dalam kasus yang dilaporkan ke kejaksaan ikut bursa Pilkada. Hal ini dilakukan supaya Pilkada dapat berjalan dengan aman, netral dan objektif,” imbuhnya.

Untuk itu, Handono mengingatkan warga Adhyaksa, khusus di daerah atau wilayah hukumnya yang akan menjalankan Pilkada di Desember 2020 nanti, agar tidak terlibat dalam politik. Melanikan mengedepankan netralitas dan profesional seorang warga Adhyaksa, sebagaimana dalam amanat Jaksa Agung RI..

“Pada prinsipnya kita melarang insan Adhyaksa Maluku, ikut berafiliasi dengan pihak-pihak yang akan mencalonkan diri dalam Pilkada. Baik itu calon kepada daerah atau wakil kepala daerah. Kita tetap melarang tegas hal itu. Mengapa, kita mau Pilkada di daerah itu berjalan aman dan lancar,” tandasnya.

Sementara itu, dipuncak Hari Bhakti Adhyaksa ke -60 Tahun 2020, Jaksa Agung RI, Burhanuddin, menegaskan kembali delapan perintah harian untuk diperhatikan dengan baik dan cermat, sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas kepada seluruh jajaran keluarga Besar Adhyaksa .

Delapan perintah harian untuk warga Adhyaksa, yakni, Pertama, tanamkam jiwa Tri Krama Adhyaksa sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan.

Kedua, rapatkan barisan untuk terus bergerak dan berkarya dalam ikatan jiwa korps Adhyaksa yang solid dan militan. Ketiga, wujudkan penegakan hukum berkeadilan yang mampu memberikan kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Keempat,tingkatkan pelayanan publik yang transparan, efektif, serta efisien guna memulihkan dan membangun kepercayaan publik. Kelima, segera beradaptasi dengan kebiasaan baru melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Keenam, sukseskan dan pastikan setiap kebijakan pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketujuh, wujudkan netralitas, independensi, dan peran aktif dalam pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020 yang berkualitas. Delapan, jaga citra dan kewibaan aparatur Kejaksaan melalui penguatan integritas dan profesionalitas.(SAD).

Comment