by

Kantongi RDT, Wisatawan Dibolehkan Masuk Ambon

Ambon, BKA- Bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Ambon, diperbolehkan masuk bila mengantongi surat masuk. Yakni wajib mengantongi hasil Rapid Diagnostik Test (RDT) yang dinyatakan negatif.

Hal tersebut, diwajibkan agar dapat mencegah penularan wabah Covid-19 yang kini kembali memprihatinkan di Kota bertajuk Manise ini. Dan dimungkinkan bisa menurunkan angka pasien terkonfirmasi positif, baik dari luar daerah, maupun dalam daerah.

“Wisatawan yang masuk diwajibkan ada surat ijin. Bukan saja di Ambon, dimana saja orang yang mau masuk daerah lain harus ada hasil Rapid test,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Rico Hayat, saat dikonfirmasi koran ini, Minggu (13/9).

Kata Rico, selama Kota Ambon masuk dalam Zona Merah (tinggi) Covid-19, angka wisatawan yang masuk ke Kota Ambon sangat menurun. Yaitu 60 sampai 70 persen dari tahun sebelumnya.

“Sangat menurun. Tidak ada yang datang. Kita bisa lihat di hotel-hotel. Banyak yang tinggal di hotel itu, orang lokal. Kalau di hotel besar itu orang yang datang tugas dinas. Tapi yang untuk travelling atau longstay itu tidak ada,” beber dia.

Menurut Rico, kemungkinan para wisatawan yang masuk ke Kota Ambon, dikarenakan takut akan terpapar Covid-19. Apalagi, Ambon telah kembali ke zona merah seperti saat ini.

“Untuk sementara wisatawan mungkin belum berani. Karena kalau setiap orang yang masuk mereka cek dulu, kondisi daerah itu bagaimana. Kalau mereka lihat daerah itu, zona merah, mana mungkin mereka mau bawah diri,” kira Rico.

Dijelaskan, pihaknya amat senang, bila ada wisatawan yang hendak masuk Kota Ambon. Tetapi, dengan kondisi seperti sekarang ini, ditahan dulu nafsu untuk melakukan travelling. Paling tidak, tunggu sampai memasuki tatanan hidup baru (new normal).

“Saya berharap, setiap orang bisa menjadi dokter untuk diri sendiri. Dan bisa bersama dengan pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19. Kalau dengan kesadaran ini, saya optimistis Corona bisa diatasi. Kedepan, kita bisa hidup dalam pola hidup yang sehat,” harapnya.
Jika dengan begitu, tambah Rico, mungkin Ambon bisa masuk dalam tahapan new normal. Sehingga tempat destinasi bisa diantisipasi dan para wisatawan bisa diperhatikan untuk tetap taati aturan protokol kesehatan. (BKA-1).

Comment