by

Kantor Pernah Ditiduri Pendemo, DPRD SBT Datangi Kantor PLN UIW

Ambon, BKA- Sejumlah Anggota Komisi C DPRD Kabupaten SBT mendatangi Kantor PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) di Ambon.

Kedatangan itu berhubungan dengan aksi protes masyarakat yang dilakukan di Kantor DPRD SBT beberapa waktu lalu, yang menyesali pelayanan listrik yang dilakukan pihak PLN di kabupaten bertajuk Ita Wotu Nusa itu.

Bahkan, ungkap Ketua Komisi C DPRD SBT, Dullah Kelilauw, saat aksi itu, masyarakat pendemo nekat untuk bermalam atau tidur di depan Kantor DPRD SBT, agar tuntutan mereka ditindaklanjuti.

“Jadi kami mengambil langkah untuk melakukan pertemuan, guna mencari solusi itu di PLN wilayah,” jelasnya.

Menurut dia, memang pelayanan listrik di Kabupaten SBT hingga saat ini, masih sangat memprihatinkan. Sehingga pihaknya datang untuk bertemu langsung dengan pihak PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara, guna menindaklanjuti persoalan tersebut.

Bayangkan, lanjut Kelilauw, pemadaman listrik di kabupaten itu sudah berlangsung sekitar tiga bulan, terhitung sejak sebelum bulan Ramadhan 2020 lalu. “Itu sebabnya masyarakat marah dan melakukan demonstrasi,” terangnya.

Namun berdasarkan hasil pertemuan Komisi C DPRD Kabupaten SBT dengan pihak PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, katanya, pihak PLN berjanji kalau Agustus 2021 mendatang, masyaraat SBT sudah dapat menikmati pelayanan kelistrikan secara maksimal.

“Alhamdulillah. Sudah dijanjikan untuk akan diperhatikan. Sehingga tahun depan, pelayanannya sudah bisa maksimal,” tuturnya.

Terhadap janji pihak PLN tersebut, Kelilauw mengatakan, pihaknya bersama masyarakat SBT akan menunggu janji itu. Bila saatnya tiba, janji itu akan ditagih. “Perjuangan untuk menerangkan Kabupaten SBT sudah sangat lama, namun belum juga terealisasi hingga sekarang,” tukasnya.

Sementara itu, Menejer Perencanaan PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Widodo, mengatakan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa menyelesaikan persoalan listrik di Kabupaten SBT. “Kita akan usahakan nanti,” tutupnya.(BKA-1)

Comment