by

Kapolda : Jangan Ada Anggota Sebarkan Hoaks

Ambon, BKA- Kapolda Maluku, Irjen Pol. Baharudin Djafar, meminta jajarannya agar jangan memperkeruh suasana dengan penyebaran berita hoaks terkait pandemi Covid-19.

Hal ini, katanya, perlu dijaga agar tetap menciptakan kondisi nyaman dan aman bagi masyarakat, ditengah-tengah makin tingginya angka penderita Covid-19 di Maluku.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolda Maluku saat menggelar rapat bersama dengan Wakapolri, Komjen Pol. Gatot Eddy Pramono, melalui Video Conference yang diikuti seluruh Polda jajaran, Selasa (2/6).

Selain Kapolda Maluku, rapat tersebut juga dihadiri Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Jan de Fretes, Pejabat Utama (PJU) Polda Maluku beserta Polres/ta Jajaran Polda Maluku.

Wakapolri, Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, dalam arahannya menyampaikan, Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz, sangat konsen dengan perkembangan situasi saat ini.

“Untuk itu diharapkan kepada jajaran agar lakukan langkah-langkah antisipasi, baik terkait isu yang ada di daerah, nasional atau internasional, sehingga dapat meminimalisir tidak terjadi di wilayah masing-masing,” pesan Gatot Eddy Pramono.

Selain itu, Wakapolri menekankan agar jajaran/anggota Polri dapat menghindari kegiatan atau tindakan kontraproduktif, yang bisa berakibat pada Institusi Polri.

“Saya menghimbau, dalam mengambil tindakan dilapangan tetap perhatikan SOP, utamakan tindakan persuasif, tindakan hukum adalah upaya terakhir. Sehingga tidak ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi yang ada,” ujar Gatot Eddy Pramono.

Menanggapi pesan Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono, Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, mengatakan, bahwa semua tindakan anggotanya di lapangan tidak lepas kontrol dan kendali atasannya. Dan diharapkan antisipasi lebih cepat, sehingga dapat teratasi pula dengan mudah dan cepat. Serta tidak menunggu akibatnya lebih besar, baik dampak dan kerugiannya.

“Saya sampaikan agar apa yang disampaikan Wakapolri agar di sampaikan keseluruh jajaran, sampai tingkat paling bawah diwilayah masing-masing,” tegas Baharudin Djafar.

Kapolda, juga menekankan apabila ada kejadian, agar pimpinan wilayah cepat ke TKP dan laporkan keatasan. Dan setiap Penanggungjawab Upaya Paksa harus ada perintah dari atasannya.

“Terkait berita hoax, jangan sampai anggota kita yang menjadi penyabar berita hoaxnya,”Tutup Kapolda.(SAD)

Comment