by

Kapolda-Kapolres Jajaran Anev Ops Aman Nusa II

Ambon, BKA- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku menggelar video conference terkait terkait Analisa dan evaluasi (Anev) Operasi Mana Nusa II Siwalima 2020, yang di gelar di ruang Rupatama, Mapolda Maluku, Senin (8/6).

Hadir dalam Anev tersebut Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Jan de Fretes, Irwasda Maluku dan PJU Polda Maluku dan ikuti Polres/ta Jajaran Polda Maluku.

Kapolda dalam pesannya, meminta agar masing-masing Polres/ta Jajaran, apabila ada kejadian menonjol atau viral, kiranya dipersiapkan penyampaian faktanya kepada media atau Masyarakat.

“Terkait kejadian yang terjadi dipasar Mardika agar tidak terjadi lagi sesuai penekanan Wakapolri, agar anggota tetap kedepankan tindakan Preemptif dan humanis,”pesan Kapolda.

Hal yang sama, terkait, penggunaan rapid test, kembali Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar mengingatkan jajarannya agar menyampaikan kepada masyarakat bahwa rapid test tersebut berlaku bagi siapa saja.

“Terkait Isu yang berkembang bahwa rapid test untuk umat tertentu, agar jajaran sampaikan ke masyarakat bahwa rapid test untuk semua,tanpa memandang status masyarakat tersebut,” ujarnya.

Terkait bansos dari pemerintah maupun Kapolri yang belum capai target agar segera di koordinasikan bersama dengan Pemda setempat agar segera direliasasikan bansosnya dan tak lupa dirinya juga menyampaikan ke anggota dalam pelaksanaan tugas harus patuhi protokol kesehatan dan dalam bertindak tetap kedepankan tindakan Pre-emtif dan Humanis.

“Terkait Giat Hari Bhayangkara ke 74 agar Punawirawan Polri agar diperhatikan betul, sebagai bentuk penghormatan kita terhadap pendahulu kita dan setiap kegiatan utamakan protokol kesehatan,” ungkap Kapolda.

Ditempat yang sama, Waka Polda Maluku Brigjen Pol Jan de Fretes, sendiri berpesan agar stok beras bantuan Kapolri yang masih ada di Polres/ta jajaran agar segera distribusikan.

“Saya ucapan terima kasih atas polres yang stok berasnya sudah habis atau sudah didistribusikan semua untuk masyarakat,” tutup dia. (SAD)

Comment