by

Kapolda Sambangi Pasien Covid-19

Ambon, BKA- Kapolda Maluku, Irjen Pol. Baharuddin Djafar selaku Wakil Ketua III Harian Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku, menyambangi para pasien Covid-19 yang sementara menjalani karantina di BPSDM Maluku dan LPMP Maluku.

Kapolda turut didampingi Ketua Pelaksana Harian Gustu Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr. Meykael Pontoh. Yakni meninjau secara langsung kelengkapan fasilias kesehatan seperti ruang isolasi, ventilator, tempat tidur dan lainnya. Yang terdapat di RSUP dr. Johannes Leimena Ambon, Minggu (10/5).

Saat ini RSUP yang berlokasi di kawasan Wailela itu, telah difungsikan untuk menangani pasien Covid-19. Dalam kunjungan itu, Kapolda dan Kasrul Selang yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, menyempatkan waktu untuk mengobrol dengan beberapa pasien dalam pengawasan (PDP) yang positif sesuai hasil rapid test.

Usai menjenguk para pasien, mewakili Gustu Provinsi Maluku, Kapolda mengatakan, kunjungan ini selain ingin berbincang langsung dengan para pasien Covid-19, mereka juga ingin mengecek kesiapan fasilitas kesehatan di RSUP dr. Johannes Leimena.

“Kita melihat kecenderungan semakin mulai bertambahnya warga yang terdampak Covid-19. Kami datang ke RSUP ini, untuk melihat bagaimana nanti kalau ada yang harus dirawat disini,” tuturnya.

Sebelum pihaknya melihat secara langsung kesiapan fasilitas di RUSP, lanjut Kapolda, mereka menyambangi lebih dulu BPSDM dan LPMP Maluku untuk menjenguk para pasien Covid-19. Dia mengaku, beberapa pasien sudah mulai membaik kondisi kesehatannya.

Ia berharap, para pasien yang sembuh saat kembali ke masyarakat nantinya, perlu menyampaikan bahwa Gustu selama ini telah bekerja untuk masyarakat. Bukan untuk kepentingan perorangan atau pribadi. “Ini perlu ada kesadaran bersama. Tidak mungkin kami atasi secara parsial,” lanjutnya.

Jenderal Polisi berbintang dua ini menambahkan, pihaknya juga akan meminta Gustu Kota Ambon untuk mengarahkan pasien sembuh melakukan karantina secara mandiri, sekembalinya ke rumahnya. Mereka nanti akan didampingi tokoh masyarakat setempat, untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat perihal tata cara menghadapi pandemi ini.
“Sehingga masyarakat juga merasa, oh iya, apa yang dilaksanakan pemerintah selama ini untuk kepentingan bersama,” ujarnya.

Direktur Utama RSUP Celestinus Munthe mengatakan, untuk menerima pasien positif Covid-19, pihaknya telah menyediakan tempat tidur juga peralatan penunjang lainnya. Misalnya dalam perhitungan terjadi puncak pandemi, pihaknya bakal membutuhkan sekurangnya 25 ventilator. Saat ini ventilator yang telah tersedia sebanyak 21 unit.

“Semoga puncak pandemi tidak terjadi, sehingga alat-alat ini tidak perlu digunakan. Sementara untuk penanganan Covid-19, rumah sakit ini sudah bisa digunakan sekarang,” tutupnya. (BKA- 1)

Comment