by

Kecabjari Saparua Gelar Penyuluhan Hukum

Kerap terjadi penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), yang dilakukan aparat desa, membuat Kejaksaan Negeri Ambon Cabang Saparua menggelar penyuluhan/penerangan hukum, yang berlangsung di Aula kantor Camat Saparua Timur Jazirah Hatawano, Selasa (23/2).

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Saparua, Ardy dalam paparan materinya mengungkapkan, sesuai dengan Uunda-undang nomor.16 tahun 2021, tentang desa, maka Kejaksaan lebih menekankan peran saniri negeri lebih di tingkatkan, sesuai tupoksi yang tertuang dalam UU desa sebagai mitra pemerintah desa.

“Sebab banyak temuan di lapangan bahwa lemahnya sistem pengawasan yang dilakukan dalam pemerintahan desa, sehingga mengakibatkan banyak terjadi penyimpangan dan pelanggaran tata kelola pemerintahan desa,” jelasnya.

Dia mengaku, dalam kegiatan ini, kejaksaan lebih menekankan para saniri wajib menjalankan kewajiban dengan lebih baik sebab para saniri pun menerima hak yang di biayai dengan anggaran keuangan negara

“Pada prinsipnya kita minta agar para saniri agar bekerja ekstra dalam mengawasi anggaran-anggaran desa ketika uang miliaran itu dicairkan pemerintah,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan dimaksud, Camat Saparua Timur, Chalid Pattisahusiwa, Kasubsi Intelejen dan Tun Kejaksaan Cabang Saparua, P Soumokil, Team Penyuluh Cabjari Ambon di Saparua serta Para Ketua dan Wakil ketua Saniri se-kecamatan Saparua Timur.(SAD).

Comment