by

Kelas Kecil Butuh Pembelajaran Kreatif

Ambon, BKA- Kepala SD Kristen Urimessing B2, C. Salawanej, mengungkapkan, anak-anak didik, khususnya kelas I dan II saat ini perlu pembelajaran yang kreatif selama Pembelajaran Jarak Jauh dilakukan.

Pasalnya, dalam proses belajar Daring atau Luring, anak-anak kelas kecil ini tidak bisa dipaksakan untuk memahami semua materi pelajaran seperti di sekolah. Mengingat, untuk kelas ini, katanya, mereka lebih banyak membutuhkan pendampingin dan bimbingan dari para guru. Namun, karena Kota Ambon masih berstatus zona merah. Sehingga proses belajar mengajar secara tatap muka belum bisa dilakukan.

“Oleh karena itu, dalam proses belajar kita sesuaikan dengan kondisi mereka. Artinya, kita sebagai guru harus bisa kreatif dalam menyusun materi secara Daring. Agar mereka bisa belajar. Itu yang bisa kita lakukan untuk kelas kecil ini. Sehingga untuk saat ini, saya terus berikan motifasi kepada wali kelas. Agar sebisa mungkin dapat membuat gambar dalam bentuk huruf vokal untuk di sampaikan ke orang tua. Karena kondisi jadi kita sesuaikan saja,”ungkap Salawanej, Senin (14/9)

Menurutnya, karena latar belakang masing-masing siswa berbeda-beda, maka perlu juga pola pembelajaran yang kreatif lewat video pembelajaran yang dibuat oleh para guru. Khusus untuk kelas kecil, katanya, video pembelajaran yang dibuat oleh guru harus kreatif, dan disampaikan secara bertahap serta berulang-ulang, hingga siswa benar-benar memahami apa yang disampaikan.

“Kelas kecil ini kan berbeda dengan kelas atas. Jadi, kita harus kreatif dalam membuat materi pelajaran. Tidak cukup kreatif, tapi juga harus sabar. Sebab, materi yang kita sampaikan lewat Daring itu juga belum tentu mereka paham. Karena itu, harus kita sampaikan secara berulang-ulang. Pastikan, bahwa sebelum mereka belajar materi lain, mereka sudah memahami materi sebelumnya dulu. Dan itu perlu evaluasi juga. Ini penting untuk dilakukan, agar anak-anak kelas kecil ini dapat mengikuti belajar dengan baik. Bukan saja belajar, tapi juga diharapkan bisa memahami. Itu yang kita harapkan.”tandas Salawanej. (LAM)

 

Comment