by

Kelola Dana Gempa Butuh Pengawasan Ekstra

Ambon BKA- Anggota DPRD Provinsi Maluku, Andi Munaswir mengusulan, perlu ada pengawasan ekstra ketat dalam mengelola bantuan dana bagi korban terdampak gempa yang terjadi pada September 2019 lalu. Sebab, ditakutkan, kinerja diluar atau kurang dari spesifikasi.

“Ini jangan sampai kerjanya diluar spesifikasi atau kurang dari spesifikasi. Dan itu harus perlu diawasi, kalau dia menyalahi aturan, pihak ketiga dilaporkan kepihak berwajib,” tegas Munaswir kepada awak media, di gedung DPRD Karpan Ambon, Kamis (13/1).

Politisi Gerindra ini menilai, polemik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat terkait bantuan dana gempa yang dikelola pihak ketiga, sesuai petunjuk pemerintah pusat yang diatur dalam regulasi. Namun jika tidak melibatkan pihak ketiga, dana tersebut mendingan dihibahkan ke warga korban terdampak gempa agar dapat mengatur rumah mereka yang telah rusak.

“Kalau tidak ada pihak ketiga, berarti hibah saja untuk dikasih ke masing-masing warga. Atau ini pandangan dari pemerintah pusat yah ? ada ketakutan nanti, bisa saja uangnya sudah di kasih tapi hasilnya tidak ada. Sehinga , dipakai pihak ketiga sebagai jaminan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak,” jelasnya.

Dan ketika itu diberikan ke pihak ketiga, lanjut dia, harus betul-betul diawasi. Agar apa yang dikerjakan sesuai dengan kondisi rumah yang rusak, karena apa yang dikerjakan merupakan hak rakyat.

“Masyarakat pun katanya, mempunyai hak untuk melaporkan jika yang dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi kerusakan,” pungkasnya. (RHM)

Comment