by

Kelulusan Dinilai Dari Work From Home

Ambon, BKA- Penilaian kelulusan maupun kenaikan kelas bagi siswa di tingkat SD maupun SMP di Kota Ambon, akan dinilai sesuai dengan masa belajar dari rumah atau work from home (WFH), yang diterapkan Pemerintah Kota Ambon selama masa pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy menegaskan, saat ini penilaian kelulusan maupun kenaikan kelas terhadap siswa yang ada di dasarkan pada petunjuk teknis (juknis) yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam petunjuk teknisnya, salah satu kriteria penilaian adalah masa belajar di rumah yang dilakukan melalu media daring. Mengingat Pemerintah sudah memberikan akses yang mudah selama belajar di rumah.

“Dilihat dan dinilai dari proses pembelajaran di rumah kemudian dari semua itu akan diakumulasikan lalu dinilai oleh sekolah berdasarkan pada kriteria belajar dirumah pada masa covid itu,” tutur Fahmy, kepada wartawan di Balai Kota, Senin (4/5).

Menurutnya, walaupun sudah ada petunjuk teknis yang diberikan oleh Kementerian namun untuk tingkat kelulusan dan kenaikan kelas sendiri menjadi kewenangan penuh dari pihak sekolah. “Jadi petunjuk teknisnya sudah ada tinggal penilaian itu akan ditentukan oleh sekolah,” tuturnya.

Dilanjutkan, untuk hasil kelulusan sendiri diperkirakan akan diumumkan pada tanggal 15 Mei mendatang. Karena pada bulan ini juga sudah ada proses penerimaan siswa baru.

“Untuk jumlah siswa yang lulus nanti kita belum tahu, karena ini sekolah negeri maupun swasta lagi mempersiapkan itu. Dan bulan Mei kan sudah masuk PPDB untuk hasilnya nanti sekitar tanggal 15 Mei,” cetusnya.

Tak hanya itu, untuk kriteria penilaian juga akan didasarkan pada akumulasi nilai semester I, semester II maupun nilai tugas yang diberikan.
“Untuk kriteria itu kan akan dilihat dari semester I, II. Kemudian dari tugas yang diberikan, karena selama di rumah juga guru memberikan tugas. Bahkan ada guru yang turun langsung ke rumah siswa,” ungkapnya.

Dengan begitu, Ia meminta kepada orang tua untuk tidak khawatir terkait nilai siswa karena sudah ada penilaian yang maksimal yang dilakukan oleh sekolah.

“Jadi saya kira di kondisi covid seperti ini para orang tua juga tidak perlu khawatir, karena kriteria penilaian itu juga cukup maksimal akan diberikan dari sekolah,” jelasnya.

Untuk saat ini, akui Fahmy, pihaknya sedang melakukan evaluasi terhadap efektivitas dari proses belajar mengajar yang dilakuakn para siswa di rumah.

“Dan sekarang ini kita melakukan evaluasi bagaimana efektivitas dari proses pembelajaran di rumah itu. setelah itu masing-masing sekolah secara teknis akan melaksanakan penilaian itu,” terangnya.

Sementara untuk biaya sekolah, Ia menyebutkan, tidak ada biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tua selama pandemi Covid-19.
“Dan untuk uang SPP maupun uang ujian selama Covid tidak diberikan oleh orang tua dan tidak boleh ada pungutan dari sekolah selama Covid 19,” pesannya. (DHT)

Comment