by

Kelurahan Benteng Pastikan Bansos Merata

Ambon, BKA- Kelurahan Benteng berupaya memastikan bansos merata kepada warga. Berbagai bantuan yang masuk di usahakan agar semua warga yang membutuhkan bisa menerima.

Kepala Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambion, menyampaikan setiap bantuan yang masuk dari pusat maupun sosial diupayakan agar bisa memadai bagi warga yang membutuhkan. Untuk itu, setiap pendataan di lakukan agar tidak terjadi kesalahan dalam membagikan bantuan kepada warga.

“Sementara dana desa sedang di alihkan untuk penanganan covid-19. Bantuan sendiri dari pusat ada tiga jenis yaitu PKH, BPNT dan BST. PKH sendiri bagi kelurahan ini 194 KK yang menjadi penerima, BPNT ada 294 penerima tapi ada pemotongan 30 penerima sehingga tersisa 261, di tambah BST 400 lebih dan sekarang sembako 1583 paket. Jadi saya rasa bansos sudah memadai, mungkin ada beberapa warga yang terlewatkan. Prinsip kami sendiri setiap keluarga hanya berhak menerima satu jenis bantuan, tidak bisa double dalam menerima bantuan,” katanya.

Diakuinya, pihaknya sudah berupaya agar semua warga menerima bantuan dari pemerintah dengan merata. “Untuk pembagian sembako kelurahan kami merupakan kelurahan yang terbanyak menerima sembako. Karena kita sudah berupaya dalam membagikan bansos yang ada. Setiap tahap dalam pembagian bansos. Kita berupaya agar tidak ada pengulangan penerima. Kami juga sedang mengusulkan agar setiap warga tidak mampu yang belum menerima bansos agar bisa menerima,” lanjut Maitimu.

Kelurahan Benteng sendiri, lanjut Maitimu, sudah terdapat warga yang terinfeksi Covid-19. Namun pemerintah dengan cepat menangani permasalahan tersebut. Tercatat dari 18 warga positif yang sudah di karantina, 9 diantaranya kembali dengan sertifikat sembuh. Dalam penanganan, pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, apabila ada kendala maka kelurahan akan langsung ikut turun tangan dalam mengatasi.

“Sudah tercatat bahwa ada 18 warga positif corona dan sudah dikarantina, setelah di periksa di RSUD Dr Haulussy. Kami juga tidak bisa memberi informasi pasien karena di lindungi hukum rahasia oleh pemerintah. Dari 18 laporan sudah 9 orang yang lulus sertifikat sembuh dan yang sisahnya masih melakukan karantina. Awalnya terdaftar 20 pasien positif di kelurahan sini tapi karena cepatnya penanganan dinas terkait sehingga bisa cepat teratasi,” uangkapnya. (MG-1)

Comment