by

Kelurahan Honipopu Bangun Ruang Pojok Baca Internet

Ambon, BKA- Melihat pentingnya pendidikan dan prestasi di Provinsi Maluku, khususnya Kota Ambon, Kelurahan Honipopu kecamatan Sirimau, Kota Ambon, membangun sebuah ruang pojok baca internet bagi warga.

Hal ini disampaikan oleh Imelda Tahalele selaku Kepala Kelurahan Honipopu. Dirinya menyampaikan, ruang pojok baca internet ini dibangun untuk meningkatkan kembali minat baca anak-anak dan memudahkan untuk belajar

“Kita bangun ruang ini dengan tujuan agar anak-anak warga disini bisa belajar, terkhususnya lagi itu untuk anak-anak jalanan dan warga yang kurang mampu, karena kita menyediakan semuanya ini gratis untuk membantu meningkatkan prestasi mereka dan juga minat baca mereka,” ucap Imelda .

Dia juga mengatakan fasilitas pendukung lainnya pun sudah tersedia, seperti internet gratis, komputer, dan juga buku-buku yang menunjang belajar anak-anak. Untuk anak-anak yang belum memahami komputer, akan diajarkan langsung oleh Admin yang bertugas.

“Kami lengkapi fasilitas, internet wifi gratis, komputer, dan juga buku-buku yang menunjang belajar anak-anak, kalau ada anak-anak yang ingin datang untuk membuat tugas dan tidak tahu menggunakan komputer, maka akan diajarkan langsung oleh admin yang bertugas,” katanya

Pojok baca internet, sambungnya, mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari seluruh perangkat RT yang berada di Kelurahan Honipopu, karena menunjang warga dalam hal pendidikan kedepannya lebih baik lagi
“Saat saya sosialisasikan ruang pojok baca internet ini kepada seluruh perangkat RT di Kelurahan Honipopu, mereka sangat mengapresiasinya, karena sangat berfungsi untuk warga dalam meningkatkan prestasi dan minat baca mereka, kedepannya bisa jauh lebih baik lagi,” ujarnya.

Dirinya berharap agar orangtua juga punya peranan penting dalam memperhatikan pola belajar anak-anak untuk kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi.

“Anak-anak sekarangkan lebih suka untuk bermain game, untuk itu cobalah agar orangtua itu berperan penting untuk mendorong anak-anak belajar. Fasilitas sudah tersedia, tinggal bagaimana peranan orangtua saja dalam mendorong anak-anak untuk belajar,” pintanya. *(MG-2)

Comment