by

Kelurahan Pandan Kasturi Kembali Zona Kuning

Ambon, BKA- Usai dinyatakan zona merah penyebaran virus covid-19 oleh Pemerintah Kota Ambon, Kelurahan Pandan Kasturi, Kecamatan Sirimau kembali berstatus zona kuning. Hal ini dikarenakan adanya kerja sama dengan gugus tugas kota dan dinas terkait lainnya sehingga bisa kembali menjadi lebih baik.

Setelah adanya 18 orang yang positif covid-19 di Pandan Kasturi, pemerintah kelurahan langsung bertindak cepat dalam mengatasi agar tidak bertambah korban. Selain mengkarantina pasien covid-19, penyuluhan himbauan kepada warga juga dilakukan, bahkan pengadaan alat penyemprot desinfektan pun dikerahkan ke setiap RT, untuk mencegah kontak langsung dalam sosialisasi kepada warga.

Teguran pun diberikan kepada mereka yang melanggar aturan protokoler yang ada, terutama bagi mereka yang tetap melewati jam malam untuk tetap beraktifitas berjualan.

“Kalau untuk Pandan Kasturi itu yang pertama kita pengadaan alat penyemprotan kepada 8 RW yang ada. Kami juga memberikan cairan desinfektan bagi warga, untuk menghindari kontak langsung kita membuat toa yang dipasang untuk bisa menyampaikan informasi penting dan himbauan-himbauan terkait covid-19.

Kemudian kita juga ada relawan yang bergerak. Pasca diberlakukan PSBB kita turun langsung ke daerah-daerah yang masih melanggar jam malam yang ditentukan misalnya berjualan dan sebagainya, lalu kita berikan teguran. Jika tidak dihiraukan kita akan lapor ke dinas kota dan gugus tugas. Semua ini kami lakukan karena tingginya angka pasien positif covid-19 di kelurahan Pandan Kasturi.” tutur Lorens Sopamena, Lurah Pandan Kasturi.

Diakuinya, dengan berbagai usaha dan kerjasama yang dilakukan gugus tugas kota dan dinas terkait, Pandan Kasturi sudah kembali menjadi zona kuning.

” Jika dilihat dari awal, Pandan Kasturi itu mencapai angka positif covid-19 yang tinggi, karena adanya 18 pasien positif. Itu membuat kami masuk dalam zona merah namun, karena kerja keras gugus tugas kota dan dibantu dengan kelurahan jadi sampai sekarang bisa menjadi zona kuning,” tambah Sopamena.

Selain penanganan covid ada juga pembagian bansos bagi warga, lanjutnya. Ada berupa uang tunai dari pusat dan ada juga bantuan paket sembako dari daerah.

Sama halnya dengan daerah lain, pemerintah kelurahan Pandan Kasturi juga membagikan bantuan sosial bagi warga yang kurang mampu.

Persyaratan bagi setiap penerima juga sama dengan kelurahan lain, yaitu setiap warga hanya bisa menerima satu bantuan sosial dari pemerintah.

“Kalau di Pandan Kasturi yang mendapat bantuan sembako ada 669 KK itu sudah habis terbagi. Kemudian disamping itu juga ada BLT itu 183 yang menjadi penerima. Ada juga bansos lain seperti BPNT dan PKH bagi 156 warga. Bansos yang di ambil di kantor lurah hanya sembako, kalau BLT dan lain-lain itu sudah langsung masuk di rekening penerima. Jadi biasa diambil di bank atau juga kantor pos,” tutupnya. (MG-1)

Comment