by

Kelurahan Urimessing Kembangkan Usaha Warga

Ambon, BKA- Kelurahan Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, mengembangkan usaha menengah bagi warganya. Berbagai usaha yang dibuat warga diakui hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, Lurah Urimessing berusaha mendorong warga untuk lebih mengembangkan usaha mereka menjadi produk unggulan yang bisa dikenal banyak orang.

“Warga dikelurahan ini kebanyakan membuka usaha dibidang kuliner atau makanan, yaitu berupa keripik dan abon daging rusa. Pihak pemerintah pemerintah juga menopang usaha yang tergolong menengah sampai usaha micko lainnya. Jadi pemberdayaan di Kelurahan ini, untuk usaha menengah sampai usaha mikro. Sejauh ini warga menjalankan usaha hanya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, belum ada yang berinisiatif untuk mengengembangkan usaha mereka menjadi produk unggulan yang dikenal banyak orang. Memang rata-rata warga disini itu pengusaha kecil dan pedagang kaki lima dipasar Mardika. Makanya kami masih mendorong warga yang usaha perseorangan untuk bagaimana bisa membentuk kelompok usaha yang memiliki label sendiri,” tutur Cheril Tuasun Lurah Urimessing.

Cheril juga mengakui, bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai melainkan alat dan bahan yang disesuaikan dengan usaha yang dijalankan. Selain itu, pihaknya juga bersedia membantu memfasilitasi agar produk yang dihasilkan berlabel.

“Karena saat ini pemasaran untuk produk usaha pun masih dijual secara tradisional, makanya kita siap untuk mendorong warga seperti melaporkan produk yang ada ke Balai POM agar mendapatkan ijin produksi. Itu akan dilakukan jika warga bisa membentuk kelompok dan mengembangkan usaha mereka.Jadi usaha warga itu masih sendiri-sendiri,untuk itu kami mendorong warga agar bisa membentuk kelompok yang lebih besar dan berani untuk menciptakan label produk sendiri. Sejauh ini kami masih memberi bantuan kepada usaha micro dengan cara memberikan alat dan bahan yang diperlukan sesuai dengan usaha yang dijalankan. Kami diarahkan untuk tidak memberikan bantuan berupa uang tunai. Kami juga sudah siap mendukung perkembangangan usaha warga, jika sudah ada brand sendiri kami akan melakukan berbagai hal untuk bisa mempromosikan. Utamanya mungkin kami akan melaporkan label kepada balai POM untuk bisa mendapat ijin produksi dan ijin edar,” tutupnya. (MG-1)

Comment