by

Kenaikan Tagihan Listrik “Mencekik”

Ambon, BKA- Tagihan rekening listrik sejumlah warg di Kota Ambon tiba-tiba naik pada pembayaran Juni 2020. Bahkan kenaikannya ada yang sampai 100 persen dari pembayaran bulan sebelumnya.

Tidak tahu alasan kenaikan itu. Padahal tidak ada kenaikan Tarif Daya Listrik (TDL) yang diumumkan pemerintah. Sedangkan pemakaian listrik yang digunakan warga juga normal.

Selain itu, saat ini, PT PLN tengah mensosialisasikan tentang Listrik Gratis bagi warga, terutama pelanggan yang menggunakan daya 450 VA dan discon 50 persen bagi pengguna 900 VA.

Namun ada kenyataan lain yang ditemui warga dibalik program itu. Kenaikan itu tentu saja menimbulkan pertanyaan dikalangan warga. Ada apa sampai terjadi kenaikan tagihan rekening lisrtrik? Apalagi kenaikan itu terjadi disaat sulitnya ekonomi warga, yang harus tetap bertahan di masa pandemi Covid-19.

Seperti yang diberitakan oleh BeritaKota Ambon pada edisi 17 Juni lalu, kalau salah satu warga yang bermukim di kawasan Gadihu, Negeri Batumerah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Iswan Tatisina, mengeluh karena tagihan rekening listrik rumahnya tiba-tiba naik.

Memang dia bukan pelanggang yang menerima subsidi PLN Gratis maupun discon 50 persen. Namun kenaikan pembayaran yang dirasakan cukup “mencekik”.

Dia mengatakan, bulan sebelumnya, biaya listrik yang sering dibayar hanya sekitar Rp 90 ribu lebih. Tapi pada Juni ini, dia harus harus membayar Rp 200 ribu lebih.

Padahal pemakaian listrik sama dengan bulan-bulan sebelumnya.
“Yang jadi pertanyaan, pemakaian Kwh sama dengan bulan sebelumnya. Tapi pembayaran pada bulan Juni 2020 naik 100 persen lebih,” terangnya, Selasa (16/6).

Hal senada juga disampaikan oleh Musrian. “Pemakaian biasa saja, tidak ada penambahan. Katong (kita) di rumah ini kan paling banyak, pemakaian itu TV. Tapi sebelum ada anjuran work from home, TV tetap nyala dari pagi sampai malam. Kalau memang naik, harusnya tidak sampai 100 persen,” kesal Musrian, Sabtu (21/6). (UPE)

Comment