by

Kepala UPTD Pulau Panjang Tidak Berkantor

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan di Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Provinsi Maluku, disorot masyarakat.

Sorotan masyarakat itu terkait dengan keberadaan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Pulau Panjang itu, yang tidak pernah berkantor lagi sejak Agustus 2019 lalu hingga sekarang.

Perilaku Kepala UPTD Pendidikan itu tentu saja disesalkan oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan salah pemuda Kecamatan Pulau Panjang, Said Moksen Almahdaly, yang merasa kecamatannya sementara dipimpin oleh orang yang tidak profesional.

“Kepala UPTD Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Seram Bagian Timur, dalam menjalankan tugasnya tidak serius. Hal ini terlihat dari beberapa bulan beliau tidak berada di tempat tugasnya,” ungkapnya, melalui pesan Whatsapp, Kamis (20/8).

Akibat perilaku Kepala UPTD Pendidikan yang jarang berkantor itu, membuat masalah pendidikan di kecamatan itu tidak terselesaikan. Bahkan cenderung mengalami keterpurukan.

“Padahal beliau sebagai penanggung jawab pendidikan di Kecamatan Pulau Panjang. Beliau gagal dalam menjalankan tanggung jawabnya, ” kata Said.

Said yang juga merupakan Ketua Aktivis Mahasiwa Peduli Rakyat (Ampera) Maluku ini mengatakan, Kepala UPTD bertanggung jawab atas tugas melaksanakan kegiatan teknis operasional atau kegiatan teknis penunjang.

Tetapi sampai saat ini, kondisi pendidikan di Kecamatan Pulau Panjang masih terlihat minim. “Bagaimana kondisi pendidikan di Kecamatan Pulau Panjang bisa baik, kalau pimpinan wilayah saja malas menjalankan tugasnya,” ujarnya.

Untuk itu, dia mendesak Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Pulau Panjang untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya, agar bisa diganti dengan pejabat yang lebih layak dan bertanggungjawab terhadap kemajuan pendidikan di kecamatan itu.

“Kepala UPTD harus membuat surat pemunduran diri karena malas, karena itu berdampak buruk bagi kondisi pendidikan di Kecamatan Pulau Panjang,” tutupnya. (BKA-1).

Comment