by

Kerajinan Jadi Ikon Desa Batu Merah

Ambon, BKA- Memiliki banyak potensi, Desa Batu Merah menjadi salah satu contoh desa kreatif di kota Ambon. Bukan hanya memajukan kuliner desa ini juga mengembangkan potensi kerajinan tangan dari kerang dan mutiara.

Pemerintah desa setempat mendukung segala potensi masyarakat yang ada agar menjadi mata pencaharian warga. Bukan saja memajukan desa tapi juga membantu perekonomian warga untuk bekerja sama agar saling menuntungkan.

Hairun selaku pengrajin kerang mengaku sangat terbantu dengan hal itu. Ia yang sudah 25 tahun menggeluti dunia ini, menyadari bahwa adanya bantuan dari pemerintah desa turut membantu usahanya. Ada pun bantuan yang ia terima yaitu alat yang di beli oleh pemerintah desa.

” Saya sudah 25 tahun menjadi pengrajin. Awalnya saya dan empat orang teman dengan modal sendiri membangun usaha ini. Tapi Pemerintah Desa memberikan bantuan berupa alat. Kalau untuk bahan pembuatan yaitu kerang kami biasa membelinya dari Dobo,” tutur Hairun.

Ia juga mengakui bahwa pandemi covid-19 juga berdampak pada menurunnya omset pemasukan. “Sudah tiga bulan semenjak corona pemasukan kami menurun. Kalau sebelum pandemi pemasukan kami bisa di bilang lumayan, karena banyak pesanan yang kami terima. kerajinan yang kami buat biasa sesuia dengan yang diminta, rata-rata berupa cendera mata. pemesanan biasa datang dari Pemerintah Kota, Provinsi dan lainnya,” lanjutnya.

Suka duka yang ia terima pun banyak. Kesulitan yang lazim di temui, yaitu kurangnya pemesanan dari pelanggan sehingga berdampak pada pemasukan.

“Suka dukanya itu kadang-kadang kalau tidak ada pesanan. Kalau ada pesanan saya dan rekan-rekan merasa senang, jadi intinya tergantung pada pesanan yang masuk. Di sini pada dasarnya tidak ada kepala maupun karyawan karena kita merintis dan membagi hasil secara merata,” terang Hairun. (MG-1)

Comment