by

Kerangka Manusia Masih Misterius

Ambon, BKA- Sampai kini, tim bagian Forensik Polda Maluku, masih mengidentifikasi rangka manusia yang ditemukan warga di bukit tanjakan 2000, di Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (20/5) kemarin.

“Jadi saat ini pengambilan sampel DNA melalui tulang dan rambut serta barang bukti lainnya sudah dilakukan untuk kepentingan identifikasi,” ungkap Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Ipda Muhammad Titan Firmansyah dalam rilisnya kepada wartawan, Selasa (2/6).

Menurut Titan, pasca ditemukannya jenazah dalam kondisi rangka ini, pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah berupa olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti serta melakukan wawancara terhadap warga sekitar guna mencari petunjuk lain untuk mempermudah proses identifikasi.

“Anggota lagi intens dilapangan, lantas kerangka tersebut sampai kini belum diketahui identitasnya,” tandasnya.

Sebelumnya, Warga kawasan Batu Tagepe Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sekitar Bukit Tanjakan 2000, Sabtu (30/5) siang.

Menurut Nurdin (41) warga Batu Tagepe yang menemukan kerangka itu menuturkan, awalnya pada Rabu (27/5) sekitar pukul 16.30 WIT, dia sementara mencari kayu bakar di sekitar TKP, tiba-tiba dilihatnya sosok kerangka jenazah manusia.

Sementara Musatafa Latukau (31) mengaku, ia mengetahui adanya kerangka jenazah ini dari Nurdin, dimana saat itu ia hendak menuju rumahnya untuk menimbun tanah disamping rumah yang hampir longsor dan berpapasan dengan Nurdin.

Saat itu Nurdin memberitahukan kepadanya bahwa beberapa hari lalu ia melihat kerangka jenazah manusia saat ambil kayu bakar di Bukit Tanjakan 2000, Batu Tagepe.

“Mendengar hal cerita temannya, keduanya langsung menuju ke TKP untuk lihat kerangka itu. Kemudian pada keesokan harinya, atau hari ini sekitar pukul 11.25 WIT. Keduanya memberitahukan hal tersebut kepada salah satu warga untuk sama-sama menuju ke TKP untuk pastikan hal itu,” ujarnya.

Setelah dipastikan itu kerangka manusia, mereka langsung melaporkannya ke Polresta Ambon dan sekitar pukul 12.00 WIT Personil Polek Sirimau bersama Unit Identifikasi Polresta Ambon langsung menuju TKP.

“Saat anggota ke TKP, mereka langsung pasang police line, ambil baket kemudian melakukan identifikasi sekaligus, membawa jenazah ke RS Bhayangkara, Tantui. Kemudian sesuai hasil pemeriksaan, diperkirankan kerangka tersebut sudah berusia sekitar 1 atau 2 tahun dan masih menggunakan kaos oblong warna hijau bertuliskan 68 dan celana panjang kain berwarna hitam,” tandasnya. (SAD)

Comment