by

Kilmury Minim Sarana Pelayanan Kesehatan

Ambon, BKA- Kecamatan Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), masih terkesan terisolasi lantaran minimnya sarana pelayanan kesehatan yang memadai.

Akibat dari faktor tersebut, kematian ibu dan bayi saat proses persalinan masih cukup tinggi karena terlambat mendapat pelayanan kesehatan. Masalah tersebut menjadi keresahan tersendiri dikalangan masyarakat kecamatan itu.

Kepada Berita Kota Ambon, Selasa (2/6), tokoh pemuda SBT, Kuba M, mengungkapkan, pelayanan kesehatan di SBT, khususnya di Kecamatan Kilmury, masih jauh dari yang diharapkan masyarakat.

“Yang terjadi, pelayanan kesehatan di SBT, khususnya di Kilmury, masih terisolasi. Contohnya pada kampung saya, ada beberapa ibu yang meninggal saat persalinan. Sehingga ini merupakan bagian dari pelayanan kesehatan yang kurang memadai,” ujarnya.

Memang ada pelayanan Puskesmas di Desa Arfan, namun jaraknya jauh dari Kota Kecamatan. Apalahi tidak ada transportasi umum.

Terhadap masalah itu, dirinya menilai, kinerja Pemda SBT terhada pelayanan kesehatan masih belum maksimal. Selain itu, DPRD Kabupaten SBT pun dianggap tidak pernah menyuarakan aspirasi masyarakat, terkait dengan kondisi itu.

“Memang ada terdapat pelayanan kesehatan Puskesmas, tapi dari sisi sarana penunjang tidak sesuai dengan pelayanan kesehatan di Puskesmas. Sehingga perlu ada.perhatian serius dari Pemerintah Provinsi maupun dari Pemda setempat, untuk bisa lebih memperhatikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Kilmury,” tandas Kuba.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPRD Provinsi Maluku Fraksi Gerindra, Alimudin Kolatlena, mengakui, kalau pelayanan kesehatan di Kilmury memang belum bisa dikatakan sessuai harapan.

“Kalau gambaran singkat pelayanan kesehatan di Kecamatan kilmury memang masih perlau ada perhatian serius dari Pemda setempat. Memang ada peningkatan, tapi belum maksimal,” ungkap Alimudin.

Anggota Komisi I DPRD Maluku ini juga mengungkapkan, Pemda SBT seharusnya dapat lebih serius memperhatikan daerah-daerah yang belum memiliki pelayanan kesehatan, terlebih khusus di Kecamatan Kilmury.

“Memang ada pelayanan kesehatan Puskesmas di beberapa Kecamatan di SBT, tapi itu semua belum bisa menjangkau secara maksimal ke beberapa desa dan dusun yang ada,” tandasnya.

Untuk itu, selaku perwakilan anggota DPRD dari SBT, lanjut Alimudin, persoalan tersebut akan digiring lewat rapat DPRD Maluku untuk selanjutnya akan disampaikan langsung ke Dinas Kehatan Provinsi Maluku, agar bisa menjadi perhatian bersama. (RHM)

Comment