by

KMP Bahtera Nusantara 02 Belum Didatangkan

Ambon, BKA- Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Roro Bahtera Nusantara 02, yang diberikan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, kepada Provinsi Maluku, sampai saat ini belum didatangkan.

Gubernur Maluku, Murad Ismail, mengatakan, KMP Roro Bahtera Nusantara 02 belum bisa didatangkan saat ini, karena kapal itu belum memiliki Kapten.

“Yang jadi kendala sekarang, kita belum memiliki kapten kapal untuk Bahtera Nusantara 02 ini,” akuinya, usai perayaan upacara HUT Kemerdekaan 17 Agustus di Lapangan Merdeka Ambon, Senin (17/8).

Walaupun begitu, akui Murad, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, sudah menghubungi Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiadi, untuk mencarikan kapten kapal untuk membawa kapal itu ke Maluku.

Dia juga menjelaskan, berdasarkan komunikasi itu, Dirjen Perhubungan Darat meminta waktu satu atau dua bulan untuk mencari kapten bagi pengoperasian kapal tersebut.

“Komunikasi antara pak Menteri dan Dirjen sudah dilakukan. Kebetulan Dirjen ini satu angkatan dengan saya di Akpol. Dalam satu dua bulan ke depan, pasti sudah dapat kapten kapalnya. Mereka juga mengusahakan untuk mencari kapten kapal yang berasal dari Maluku,” ucapnya.

Selain itu, Murad menuturkan, KMP Bahtera Nusantara 02 bisa didatangkan segera menggunakan kapten kapal milik Pemerintah Provinsi Maluku.

“Ada Kapten Kapal Siwalima. Namun kalau kita pakai Kapten Kapal Siwalima, terus Kapal Siwalima siapa yang bawa?” sebut Murad.

Tak hanya itu, disinggung mengenai kapasitas KMP Bahtera Nusantara 02, mantan Kapolda Maluku ini mengatakan, kapal itu berbobot 1500 GT, mampu mengangkut 40 unit kendaraan jenis truk dan penumpang kurang lebih 200 orang.

“Untuk rutenya sendiri, karena memiliki bobot besar, maka akan difokuskan di wilayah Banda (Kabupaten Maluku Tengah) dan sejumlah wilayah yang jauh di bagian Maluku Tenggara. Kalau yang dekat-dekat, nanti dilayani pakai yang memiliki bobok 800 GT saja, ” tutupnya. (BKA-1).

Comment