by

KPU Minta tambahan Anggaran

Ambon, BKA- Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) merupakan satu diantara empat kabupaten di Maluku, yang akan melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang.

Kendati Provinsi Maluku belum bebas dari wabah Covid-19, namun merujuk pada kesimpulan rapat kerja/rapat dengar pendapat Komisi ll DPR, Kemendagri, KPU dan Bawaslu RI pada 27 Mei lalu tentang kelanjutan pelaksanaan Pilkada.

Terkait keputusan pelaksanaan Pilkada pada 9 Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten SBT akan kembali mengajukan permohonan tambahan anggaran Rp 10 miliar kepada Pemkab SBT.

Menurut Sekretaris KPU SBT, Barakudin Rumakway, draft anggaran tambahan tersebut saat ini sedang disiapkan dan akan disampaikan ke Tim Anggaran Pemda dan Banggar DPRD SBT.

Pihaknya terpaksa mengajukan tambahan anggaran, karena mengingat Pilkada kali ini akan dilaksanakan ditengah Pandemi Covid-19. Sehingga penyelenggaraannya harus menerapkan protokol kesehatan, dengan menggunakan alat pelindung diri (APD).

“Untuk permohonan penambahan anggaran terpaksa kami lakukan, karena ketersediaan anggaran yang ada ini kan berdasarkan kondisi normal. Sedangkan saat ini, kita dalam kondisi pandemi. Sehingga pelaksanaan tahapan disituasi seperti ini, penyelenggara harus dibekali dengan APD. Dan itu sesuai dengan hasil rapat bersama DPR, Mendagri, KPU dan Bawaslu RI,” jelas Rumakway, Rabu (10/6).

Selain itu, mengenai jadwal tahapan pelaksanaan Pilkada, katanya, meski sudah diputuskan akan dimulai pada 15 Juni mendatang, namun terkait teknisi pelaksanaan, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari KPU.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemkab SBT mengalokasikan anggaran sebesar Rp 30 miliar untuk KPU SBT, untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2020.(LAN)

Comment