by

Kreatifitas Pemuda Kelurahan Benteng

Ambon, BKA- Kelompok pemuda RT 001/02 Lorong PMI, Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, menjadi contoh kekompakan dan kerja sama bagi tempat lain. Bentuk kekompakan itu dituangkan lewat kreatifitas seni mural atau melukis ditembok oleh pemuda lorong ini. Tembok sepanjang lorong ini dibuat menarik dengan segala macam lukisan yang mengandung arti tersendiri. Mengkombinasikan kreatifitas dan kebudayaan hingga terciptalah lorong yang luar biasa ini.

Perangkat RT dan Pemerintah Kelurahan juga turut menopang pembangunan ini dengan menyediakan alat dan bahan untuk menggambar terutama cat. Pemuda lorong ini yang memiliki bakat melukis dipandu dengan orang tua yang memiliki keahlian dibidang seni, bekerja sama dalam membuat dan merawat lorong ini. Perangkat RT menyetujui inisiatif ini karena merupakan bagian dari swadaya masyarakat yang perlu dikembangkan.

“Jadi setiap gambar yang ditemui dilorong ini merupakan apresiasi pemuda lorong ini yang dipadukan dengan nilai kebudayaan. Saya mengakui bahwa kekompakan warga dilingkungan kami memang harus dicontohi. Warga kami sangat kompak untuk setiap pembangunan demi membuat lingkungan kami menjadi lebih baik Kami selaku perangkat RT menyetujui inisiatif pemuda dalam upaya pengembangan dan pembangunan. Kami perangkat RT turut mensuport dengan membeli cat dan alat yang diperlukan. Ini semua murni hasil karya pemuda yang dibimbing orang tua yang mengerti bidang ini. Dan ini juga merupakan bagian dari swadaya masyarakat, ” tutur Patrecia Souisa selaku Sekretaris RT 001/02.

Patrecia juga mengakui bahwa setiap gambar yang ada diganti sesuai dengan hari-hari perayaan keagamaan dan kebangsaan. Misalnya jika ada hari raya seperti natal, maka gambar akan diganti dengan nuansa natal. Ia juga menambahkan bahwa untuk tahun ini dalam menyongsong 17 agustus nanti, tidak akan diganti gambarnya. Bukan tanpa alasan melaikan karena dana masih difokuskan untuk penanganan covid-19.

“Gambar dilorong ini selalu diganti sesuai hari perayaan baik agamawi maupun kebangsaan. Misalnya saja jika ada natal, maka gambar akan diganti dengan gambar bernuansa natal. Kalau untuk tahun ini dalam menyongsong HUT RI, kami belum berinisiatif mengganti gambar. Karena semua dana masih terfokuskan untuk penanganan covid-19. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa kita akan mengganti gambar,” pungkasnya. (MG-1)

Comment