by

Lima Unit Mesin PLTD Siap Dioperasikan di Dobo

Ambon, BKA- Upaya PT PLN (Persero) Ranting Dobo memperkuat pasokan listrik di Ibukota Kabupaten Kepulauan Aru, Dobo, terwujud sudah.

Pemerintah Pusat telah menambahkan lima unit mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 3.000 KW, yang saat ini dalam proses instal dan siap untuk dioperasikan untuk peningkatan pelayanan listrik kepada masyarakat di kota itu.

Manager PT PLN Ranting Dobo, Nikolaus Lewaherila, mengatakan, dengan bertambahnya lima unit mesin ini, maka sistem kelistrikan di Kota Dobo menjadi 4 MW atau 4.000 KW. Sehingga layanan listrik PLN sangat terbuka bagi pelanggan baru, baik industri, bisnis maupun rumah tangga.

“Kita sudah dapat penambahan lima unit mesin pembangkit listrik dari Pempus, dan saat ini dalam proses instal untuk dioperasikan. Kalau sudah dioperasikan, maka daya mampu sistem kelistrikan di Kota Dobo menjadi 4 MW atau 4.000 KW. Sehingga layanan listrik PLN sangat terbuka bagi pelanggan baru, baik industri, bisnis maupun rumah tangga,” beber Lewaherila,
Di sisi lain, Lewaherilla memohon dukungan dari pemerintah daerah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar merelakan ranting maupun pohon yang dekat dengan jaringan listrik untuk ditebang, sehingga tidak menganggu distribusi listrik.

“Sistim layanan listrik di Kota Dobo kedepannya sudah sangat baik. Namun saya mohon kepada pemerintah daerah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar merelakan ranting maupun pohon yang dekat dengan jaringan listrik untuk ditebang agar tidak menganggu distribusi listrik,” pinta Lewaherilla.

Sementara informasi yang diperoleh BeritaKota Ambon dari sumber terpercaya, menyebutkan, mesin tersebut disewa oleh PLN sebagai implementasi dari program Presiden Joko Widodo terkait penyediaan 35 ribu MW untuk masyarakat dengan PT. Anggreco sebagai pemiliknya.

Pihak PT. Anggreco sendiri dinilai berpengalaman dan memiliki kualitas mesin yang mumpuni, karena mereka menerapkan metode pengoprasian secara out door.

Dari total 5 unit itu, masing-masing mesin berkapasitas 850 Kilowatt (KW) atau 0,85 MW.

“Total daya yang bisa dibangkitkan dari 5 unit mesin baru ini adalah 4,5 MW. Namun sebagaimana kontrak untuk PLN Dobo hanya tersedia 3 MW, atau masih tersisa 1,5 MW yang menjadi cadangan mereka apabila terjadi gangguan disalah satu unit mesin mereka,” beber sumber.(WAL)

Comment