by

Limbah APD RSUD Bula Ditangani Pihak Ketiga

Ambon, BKA- Manajemen RSUD Bula terpaksa menggunakan jasa pihak ketiga untuk menangani limbah bekas Alat Pelindung Diri (APD), yang telah digunakan petugas RSUD tersebut.

Plt Kepala RSUD Bula, Dr. Linggar Sukariningtiyas, mengungkapkan, penggunaan pihak ketiga pada pengelolaan limbah APD yang tergolong limbah infeksius itu terpaksa dilakukan, karena RSUD itu belum memiliki insemilator.

Sehingga limbah buangan bekas APD tersebut, terangnya, terlebih dahulu dikumpul, disterilisasi, dipacking oleh petugas khusus, kemudian dibawa ke Ambon untuk dikirim ke Surabaya untuk dimusnahkan.

“Karena belum ada insemilator, maka sesuai standar akreditasi, kami pakai pihak ketiga. Intinya semua limbah bersifat infeksius dan kimia beracun itu ditangani oleh pihak ketiga, dikirim ke Surabaya untuk dimusnahkan,” terang Linggar, Kamis (9/7).

Limbah rumah sakit tersebut terdiri dari masker, handscom, kassa bekas pasien dan APD lainnya. Semuanya diperlakukan secara hati-hati, agar menghindari resiko kebocoran.

Selama ini, lanjutnya, limbah APD yang dikirim ke Surabaya untuk dimusnakan sudah tercatatsebanyak 700 set. Sedangkan untuk pengiriman tahap berikut, saat ini sedang disiapkan tiga ratus set APD bekas, yang tengah di-packing.

“Proses pengiriman juga tidak dilakukan setiap hari. Limbah tersebut dikumpul selama beberapa hari, disesuaikan dengan kapasitas mobil pengangkut, begitu pula jadwal kapal ke Surabaya, agar tidak sampai ditumpuk lama di Kota Ambon.” pungkasnya.(LAN)

Comment