by

Madrasah Gunakan Kurikulum Berbasis Video Online

Ambon, BKA- Kementerian Agama telah menerbitkan panduan kurikulum darurat untuk madrasah selama pandemi Covid-19, dengan pola kurikulum pembelajaran video oneline.

Panduan ini merupakan pedoman bagi satuan pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran di madrasah pada masa darurat Covid-19. Panduan tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 2791/2020, sejak 18 Mei 2020.

“Sejak pemerintah punya kebijakan untuk meliburkan sekolah, kami dari pihak madrasah, khususnya MAN 1 Ambon, dengan merujuk kepada surat edaran Mendiknas dan Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah, maka selama libur itu guru dan siswa proses pembelajaran yang dilaksanakan secara online berbasis kurikulum darurat. Dan untuk MA, kita sepakati fasilitas yang kita gunakan adalah seperti WA grup masing-masing guru mata pelajaran dan wali kelas,” ungkap Kepala MAN 1 Ambon, Koesnadi, kepada awak media, Jumat (5/6).

Selain itu, guru juga dianjurkan untuk sebisa mungkin membuat video pembelajaran dan videonya dikirim sampai ke ke pusat, melalui bidang Pendis Kanwil Kemenag, kalau proses pembelajaran tetap berjalan seperti biasa, meskipun tidak melalui tatap muka secara langsung.

Memang diakuinya, dalam proses pembelajaran itu tidak 100 persen berjalan dengan maksimal, karena ada sebagian siswa yang tidak memiliki HP Andorid atau tidak aktif.

“Tadi kita rapat evaluasi. Dari secara keseluruhan 400 siswa lebih, ada 37 siswa yang memang tidak aktif sama sekalif, karena ada yang tidak punya HP dan ada juga yang punya tapi bukan Android, sehingga proses pembelajaran seperti ini mereka tidak bisa terlibat secara langsung. Tapi secara keseluruhan, prosesnya pembelajaran online itu dapat dilaksanakan dengan baik,” pungkasnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala MTs Negeri Ambon ini, bahwa video yang dikirim ke pusat dalam bentuk PowerPoint, yang dijelaskan secara vokal oleh guru yang membuatnya.

“Jadi ada saran, kalau boleh jangan hanya ada suara, tapi guru juga bisa tampil langsung dalam video, sehingga siswa di rumah juga fokus menyaksikan guru secara langsung. Jadi mereka tidak hanya mendengar suara materi yang dibawakan lewat WA gurup masing-masing dengan durasi kurang lebih 6 menit,” pungkasnya. (RHM)

Comment